Torino vs Milan: Posisi Nyaman yang Tidak Aman

2 months ago 44

Liputan6.com, Jakarta - Laga Torino vs Milan di Serie A, berakhir dengan kemenangan 2-3 bagi Christian Pulisic dkk. Asisten manajer Massimiliano Allegri, Marco Landucci melihat kemenangan comeback tersebut merupakan hasil dari semangat pantang menyerah anak asuhnya.

Landucci menjadi pemimpin sementara Milan dalam laga ini, usai Allegri dijatuhi larangan berada di pinggir larangan karena pertengkarannya dengan wasit dan staf Lazio pada pertandingan minggu lalu.

Uniknya, Landucci kini telah memenangkan laga keempatnya ketika menggantikan Allegri di musim ini. “Saya mempertaruhkan rekor saya malam ini,” canda Landucci kepada Sky Sport Italia.

Milan kini tak terkalahkan dalam 13 laga Serie A, usai sempat takluk 1-2 dari Cremonese di minggu pertama. Kemenangan dari Torino membuat rival sekota Inter tersebut nyaman berada di puncak klasemen, dengan torehan 31 poin, jumlah yang sama dengan Napoli yang menempati peringkat kedua.

Upaya Rossoneri dalam menjaga rekor tak tekalahkan, turut memperpanjang rentetan hasil buruk Torino di Liga Italia. Che Adams dkk kini harus rela bersabar usai melewati lima laga terakhirnya dengan tiga kekalahan dan dua hasil imbang, serta turun ke peringkat ke-16.

Tim tuan rumah sebenarnya sempat menyulitkan Milan lewat keunggulan dua gol pada babak pertama. Namun, seperti yang diungkapkan Landucci, tim yang dikapteni oleh Mike Maignan itu memiliki mentalitas pantang menyerah, dibuktikan lewat dua gol dari Pulisic yang membuat Milan bangkit dan keluar sebagai pemenang.

Ambisi Luka Modric di usia 39 tahun, ingin menantang kerasnya Serie A. Mengikuti jejak idolanya Zvonimir Boban, yang perkenalkan AC Milan kepada dirinya di usia muda. Modric juga berambisi untuk mengikuti jejak Zlatan Ibrahimovic, yang berhasil raih ...

Pulisic Jadi Pahlawan Kebangkitan Milan

Milan sempat tertinggal dari Torino, lewat pelanggaran Fikayo Tomori yang berbuah gol dari titik penalti oleh Nikola Vlasic pada menit kesepuluh serta gol Duvan Zapata pada menit ke-17.

Usai tertinggal 2-0, Milan berhasil mengejar lewat sepakan jarak jauh Adrien Rabiot yang berbuah gol pada menit ke-24. Pada babak kedua, Pulisic masuk dari bangku cadangan dan berhasil mengubah jalannya pertandingan lewat dua gol pada menit ke-67 dan ke-77.

Pemain internasional Amerika Serikat tersebut sebenarnya sempat mengalami demam tinggi sebelum berangkat ke Turin, namun pada akhirnya ia tetap bergabung dengan skuad.

“Kami harus berterima kasih kepada staf pelatih dan para dokter, karena telah membantu Pulisic pulih. Dia sakit parah beberapa hari lalu, tetapi dia sangat membantu kami,” ujar Landucci.

Waspadai Lawan Berikutnya

Sepanjang paruh pertama Serie A, Milan berhasil melalui pertandingan melawan sejumlah klub elite seperti Napoli, AS Roma, Inter, dan Lazio dengan hasil akhir berupa kemenangan, dan imbang ketika melawan Juventus dan Atalanta.

Dalam tiga laga liga selanjutnya, Milan akan menghadapi klub promosi Sassuolo, kuda hitam Como, serta Hellas Verona yang saat ini berada di zona degradasi dengan menempati peringkat ke-19.

Como yang saat ini berada di peringkat keenam, dapat menjadi tim yang membuat Milan tergelincir di pertandingan selanjutnya. Meski tim asuhan Cesc Fabregas itu baru saja kalah 4-0 dari Inter, sepanjang musim ini bergulir, mereka hanya mengalami dua kekalahan saja, serta berhasil menang atas Lazio dan Juventus.

Ancaman Tergeser dari Puncak

Milan sukses melalui lima laga terakhirnya dengan empat kemenangan dan satu imbang, sekaligus mempertahankan posisi puncak klasemen Serie A. Meski begitu, raihan 31 poin Rossoneri juga dimiliki oleh Napoli, disusul Inter yang berada tepat di bawah kedua klub dengan mengantongi 30 poin.

Jumlah poin yang sama serta selisih tipis dengan kompetitornya membuat Milan rentan untuk tergeser dari posisi puncak pada pekan selanjutnya.

Napoli baru saja menang 2-1 dari Juventus, hasil yang membuat klub asuhan Antonio Conte itu memiliki tiga kemenangan beruntun, usai sebelumnya juga menang dari Roma dan Atalanta. Sementara itu, Inter baru saja menang besar atas Como dengan skor 4-0, serta sebelumnya juga sukses memetik poin dari Pisa.

Performa solid dua klub tersebut, akan memaksa Milan untuk mempertahankan posisinya dalam persaingan yang ketat.

Read Entire Article
Bisnis | Football |