Liputan6.com, Jakarta - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akhirnya mengonfirmasi secara resmi bahwa Vietnam adalah pihak yang mengajukan laporan terkait dugaan ketidakabsahan tujuh pemain naturalisasi di tim nasional Malaysia. Pengungkapan ini mengakhiri spekulasi panjang mengenai asal mula investigasi yang kini telah berujung pada sanksi dari FIFA. Kasus ini mencuat setelah pertandingan kualifikasi Piala Asia 2027 antara Malaysia dan Vietnam pada Juni 2025.
Sekretaris Jenderal AFC, Seri Windsor Paul John, menegaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari FIFA setelah adanya keberatan dari Vietnam. Laporan tersebut menyoroti dugaan pemalsuan dokumen kewarganegaraan oleh para pemain, yang kemudian memicu penyelidikan mendalam dari badan sepak bola dunia tersebut. Situasi ini menciptakan gejolak signifikan di kancah sepak bola Asia Tenggara.
Investigasi FIFA dimulai segera setelah pertandingan yang berakhir 4-0 untuk kemenangan Malaysia, dengan AFC diberitahu karena kompetisi tersebut berada di bawah naungan mereka. Tujuh pemain yang menjadi fokus utama adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Mereka dituduh memalsukan dokumen untuk mendapatkan status kewarganegaraan Malaysia dan mewakili tim nasional.
Kronologi Laporan dan Investigasi FIFA
AFC telah mengonfirmasi menerima pengaduan dari Vietnam mengenai tujuh pemain naturalisasi kontroversial di tim nasional Malaysia. Sekretaris Jenderal AFC, Seri Windsor Paul John, menyatakan bahwa investigasi FIFA terhadap para pemain tersebut dipicu oleh keberatan dari Vietnam.
FIFA mulai menyelidiki tujuh pemain naturalisasi Malaysia segera setelah pertandingan antara Malaysia dan Vietnam pada Juni 2025, yang berakhir dengan skor 4-0 untuk Malaysia. AFC diberitahu oleh FIFA mengenai masalah naturalisasi ini karena kompetisi tersebut merupakan bagian dari Kualifikasi Piala Asia 2027, yang berada di bawah sistem AFC.
Tujuh pemain yang menjadi sorotan adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Mereka dituduh memalsukan dokumen untuk mendapatkan kewarganegaraan Malaysia dan mewakili tim nasional.
Sanksi FIFA dan Langkah Hukum FAM
Setelah investigasi menyeluruh, FIFA menjatuhkan sanksi berupa larangan bermain selama 12 bulan kepada ketujuh pemain tersebut. Sanksi ini berlaku efektif sejak 26 September 2025. Selain itu, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) juga dikenakan denda sebesar 350.000 CHF, dan setiap pemain didenda 2.000 CHF.
Menanggapi keputusan FIFA, FAM tidak tinggal diam dan telah mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada 8 Desember 2025. Langkah ini menunjukkan upaya serius FAM untuk membela para pemainnya dan mempertanyakan dasar hukum dari sanksi yang dijatuhkan FIFA. CAS telah menangguhkan sementara sanksi terhadap para pemain, memungkinkan mereka untuk kembali bermain sambil menunggu keputusan akhir. Sidang dengar pendapat yang krusial dijadwalkan pada 26 Februari 2026, di mana CAS akan mengeluarkan putusannya yang sangat dinantikan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5318271/original/088917400_1755446075-WhatsApp_Image_2025-08-17_at_22.34.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520864/original/028382600_1772659263-AP26063756078012.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520956/original/052551000_1772668511-000_99YE6LF.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520863/original/074371600_1772658183-cristhian-mosquera-arsenal-georginio-rutter-brighton-berebut-bola-liga-utama-inggris.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3922561/original/087157100_1643860424-000_J86V0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521036/original/053806300_1772678197-WhatsApp_Image_2026-03-05_at_00.46.33.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520886/original/020318400_1772664243-AP26063763450186.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511087/original/001009400_1771887693-000_98P389C.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520939/original/049976600_1772666692-AP26063811675422.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520973/original/045015700_1772672856-20260304_171456.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520868/original/003059700_1772661324-sociedad-vs-athletic-copa-del-rey-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520854/original/002943500_1772656823-AP26063713929602.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520867/original/044265500_1772661305-AP26063774221060.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520866/original/019033800_1772661267-sociedad-vs-athletic-copa-del-rey-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520852/original/042347300_1772656314-AP26063734819864.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520858/original/037812400_1772657825-marc-guehi-manchester-city-ibrahim-sangare-nottingham-forest-tantangan-liga-utama-inggris.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001181/original/090178400_1731373008-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422001/original/013196600_1763966343-inter_vs_milan_2025-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544916/original/073192300_1692571729-AP23232705384145.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428542/original/053185900_1764544104-WhatsApp_Image_2025-12-01_at_00.38.43__1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439432/original/079646600_1765357239-IMG_0218.jpeg)