Liputan6.com, Jakarta - Kasus pelecehan seksual terhadap atlet sedang jadi sorotan di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir menyusul skandal di pelatnas panjat tebing dan kemudian pengakuan atlet kickboxing. NOC Indonesia atau KOI (Komite Olimpiade Indonesia) bergerak cepat untuk meminimalisir kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik atlet.
Ketua KOI Raja Sapta Oktohari sejak awal dengan tegas mengharamkan adanya pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet. Okto langsung mengambil keputusan cepat dengan memerintahkan Satuan Tugas (Satgas) Safeguarding Atlet untuk menyusun standar prosedur perlindungan atlet dan pelatih.
Karena pernah menjadi pemimpin Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Okto sangat memahami strategi yang harus diambilnya dalam upaya meminimalisir terjadinya kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Komite Olimpiade Internasional (IOC).
“Atlet dan pelatih merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam meningkatkan prestasi olahraga Indonesia. Jadi, kita perlu membuat standar prosedur dalam upaya meminimalisir kasus tersebut sesuai dengan aturan yang ditetapkan IOC. Yang pasti, NOC Indonesia tidak akan menolerir kasus pelecehan seksual dan juga kekerasan atlet. Kenyamanan di lingkungan olahraga itu mutlak harus dilakukan,” sambung Okto dalam acara berbuka puasa bersama wartawan di Jakarta Selatan, Jumat (11/3/2026).
Tidak hanya atlet saja, kata Okto, pengamanan terhadap pelatih juga perlu dilakukan sehingga tidak memunculkan ketakutan pelatih dalam menjalankan tugasnya.
“Prinsipnya bukan hanya atlet tetapi perlindungan terhadap pelatih juga perlu dilakukan. Makanya, rambu-rambu mengenai pelecehan seksual ataupun kekerasan seksual itu harus dibuat dengan baik. Jangan sampai ada muncul ketakutan pelatih untuk menjalankan tugasnya yang bisa berdampak terhadap prestasi atlet. Mereka juga kan aset,” jelas Okto.
Antisipasi KOI
Lebih jauh Okto mengungkapkan, antisipasinya terhadap kasus pelecehan seksual sudah pernah dilakukannya saat memimpin PB ISSI. Caranya, dia memaksimalkan peran pelatih, manajer, dan juga Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB ISSI.
“Saat itu, saya memastikan pelatih, manajer dan juga Ketua Bidang Pembinaan Prestasi berfungsi dengan baik. Dan, saya juga selalu memantau jalannnya program pelatnas dan juga sesekali turun ke lapangan untuk memastikan kondisinya berjalan dengan baik,” jelasnya lagi.
Berdasarkan pengalaman itu maka Okto mengimbau agar apa yang terjadi di berita belakangan ini jangan sampai justru menjadi ancaman dalam mendorong kualitas pelatihan di cabang olahraga. “Cabang olahraga apapun itu karena saat ini kita juga sedang menghadapi tantangan Gen Z yang sangat sensitif dengan pola-pola aturan yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Kita mau membentuk generasi yang tangguh sehingga prosesnya pun harus disesuaikan dengan aturan-aturan yang sudah disepakati,” ucapnya. Penerima penghargaan dari berbagai organisasi olahraga dalam dan internasional ini menegaskan, semuanya harus bertanggung jawab dengan jabatannya masing-masing, tidak ada power of abuse, tapi juga tidak mengurangi kualitas dari pelatihan tersebut. Dengan demikian peforma para atlet bisa maksimal. “Kalau kita lihat di negara-negara lain kita cukup familiar bagaimana China dengan proses pelatihannya atau Korea yang cukup tegas dalam jalankan disiplinnya. Jadi, jangan diberikan celah dengan keraguan-keraguan sehingga proses pelatihannya menjadi tidak maksimal,” tutur Okto.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528304/original/075424600_1773276412-VIITINHA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461285/original/035308500_1767357140-000_83JH9D8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528236/original/050021700_1773266418-AP26070738570773.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528220/original/073718300_1773258371-kai-havertz-arsenal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533488/original/075012200_1773739276-WhatsApp_Image_2026-03-17_at_16.09.28.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478967/original/054292200_1768962717-AP26020752709841.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475871/original/080231800_1768667408-arbeloa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5333765/original/003332900_1756696265-AP25237753293298.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528225/original/089467200_1773263805-joao-neves-cole-palmer-psg-chelsea.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5356002/original/035313400_1758418149-AP25263663800887.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5248818/original/094430800_1749619731-505853558_122128429886803027_8080818045513362808_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354296/original/039240600_1758231763-AP25261713571893.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451263/original/086376000_1766250044-AP25354597052978.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478714/original/059102600_1768914932-000_9PK9KD.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528218/original/060521200_1773258303-bayer-leverkusen-selebrasi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528224/original/071156500_1773263771-ousmane-dembele-psg-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4799208/original/054815100_1712700088-000_34P26QV.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5001181/original/090178400_1731373008-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439892/original/057085000_1765411943-Ketua_Bidang_Ketenagakerjaan_Asosiasi_Pengusaha_Indonesia__Apindo__Bob_Azam-1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5361596/original/000746300_1758788384-eliano.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432516/original/073839000_1764810828-AP25337701874227.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106243/original/021351500_1737600451-IMG-20250123-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5285267/original/086412000_1752663311-20250716-Inflasi-ANG_3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5442493/original/086892300_1765540230-20251212BL_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Myanmar_SEA_Games_2025-01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432343/original/_-_Gregory_S._Widjaja_dan_Teresa_Wibowo__Direktur_PT_Aspirasi_Hidup_Indonesia_Tbk__bersama_perwakilan_Pemerintah_Kota_Jakarta_Barat__saat_simbolisasi_AZKO_Berbagi_Cahaya_untuk_Warga_Kembangan_Sela.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5422001/original/013196600_1763966343-inter_vs_milan_2025-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425687/original/015827900_1764234657-AP25330795389555.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5420990/original/096741500_1763861245-liverpool.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428542/original/053185900_1764544104-WhatsApp_Image_2025-12-01_at_00.38.43__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5439432/original/079646600_1765357239-IMG_0218.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425002/original/013314700_1764201159-AP25330803907927.jpg)