Hunian Tetap Korban Bencana Ditargetkan Siap Huni Sebelum Lebaran 2026

10 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah menargetkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh dapat mulai dihuni sebelum Lebaran 2026. 

"Kita usahakan, sebelum Lebaran sudah ada yang bisa diserahkan kepada rakyat. Saya sudah menyiapkan waktu untuk hadir sebelum Lebaran," ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait atau yang akrab disapa Ara, dikutip dari Antara, Kamis (26/2/2026).

Ia juga mengimbau para gubernur dan bupati di wilayah terdampak untuk mendukung kelancaran pembangunan huntap, khususnya dalam penyediaan lahan dan perbaikan akses jalan menuju lokasi hunian.

Berdasarkan data Yayasan Buddha Tzu Chi, pembangunan huntap di Sumatera Utara tahap pertama telah mencapai 648 unit dari total komitmen 1.103 unit. Di Kabupaten Tapanuli Tengah, sebanyak 50 unit ditargetkan rampung pada 15 Maret 2026, sementara 20 unit di Tapanuli Utara dijadwalkan selesai pada tanggal yang sama.

Pemerintah berharap percepatan ini dapat memberikan kepastian tempat tinggal yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.

Progres Pembangunan di Aceh dan Sumatera Barat

Di Aceh, pembangunan huntap tahap pertama telah mencapai 600 unit dari total komitmen 1.000 unit. Sebanyak 40 unit di Kabupaten Aceh Utara ditargetkan selesai pada 15 Maret 2026.

Sementara itu di Sumatera Barat, progres pembangunan masih dalam tahap awal dengan 43 unit dari total komitmen 500 unit yang telah berjalan.

Secara keseluruhan, pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.

Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) menyebutkan pembangunan huntara menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai daerah terdampak.

Huntara Dikebut, Huntap Jadi Solusi Jangka Panjang

Di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, personel TNI dari Komando Distrik Militer setempat membangun huntara bagi warga terdampak di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren. Sejumlah unit telah berdiri dan memasuki tahap penyempurnaan, sementara pembangunan unit tambahan terus berjalan.

Di Sumatera Barat, sembilan titik kawasan huntara telah rampung dan siap huni, tersebar di Kabupaten Lima Puluh Kota, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Tanah Datar, serta Kota Padang. Satu kawasan di Pesisir Selatan masih dalam tahap pembangunan dengan progres sekitar 65 persen.

Di Sumatera Utara, percepatan huntara berjalan seiring pembangunan huntap. Di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pengecoran struktur bangunan huntap telah dimulai di lahan PTPN IV.

Hunian permanen ini dirancang sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana, agar dapat kembali hidup dengan lebih aman dan layak.

Read Entire Article
Bisnis | Football |