Indonesia Gelar Banyak Turnamen Internasional, Atlet Asing Dapat Kemudahan

2 weeks ago 19

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia kedatangan banyak atlet asing dalam beberapa tahun terakhir. Ada yang menetap cukup lama karena bermain di kompetisi domestik Indonesia, ada juga yang hanya datang sebentar untuk mengikuti turnamen atau event internasional.

Menyadari hal itu, Direktorat Jenderal Imigrasi menyiapkan layanan khusus untuk mempermudah proses administrasi atlet asing yang datang ke Indonesia. Melalui pembentukan tim khusus, Ditjen Imigrasi ingin memastikan para atlet dan pelaku olahraga internasional mendapat pengalaman yang cepat, ramah, dan profesional sejak pertama kali tiba di pintu masuk Indonesia.

Seperti dietahui kompetisi olahraga di Indonesia memang banyak mengandalkan pemain asing. Mulai dari BRI Super League, Indonesian Basketball League (IBL) hingga Proliga memakai lebih dari satu pemain asing di setiap timnya.

Bahkan di musim ini, BRI Super League memperbolehkan klub mengontrak 11 pemain asing dengan tujuh orang dimainkan bersamaan dan sembilan dibawa ke pertandingan.

Adapun IBL di musim 2026 menerapkan kebijakan baru dimana setipa klub boleh mengontrak tiga pemain asing dan memainkannya secara bersamaan di lapangan. Sedangkan untuk Proliga, ada dua pemain asing yang bisa dipakai klub-klub.

Banjirnya pemain asing di dunia olahraga Indonesia sudah diantisipasi Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Hendarsam Marantoko. Saat menyaksikan IBL All-Star 2026 di Bandung Arena, mengungkapkan Imigrasi Indonesia mendukung sepenuhnya kemajuan olahraga tanah air.

Pemain asing yang bermain di kompetisi profesional olahraga Indonesia akan mendapat kemudahan dalam proses pengurusan administrasi.

"Salah satu fungsi imigrasi adalah sebagai fasilitator, dan itu juga berlaku di bidang olahraga. Ketika saya baru menjabat, saya memiliki gagasan bahwa sektor olahraga harus diberikan kemudahan dalam proses administrasi," ujar Hendarsam.

Proses Administrasi Atlet

Untuk memudahkan pelayanan kepada atlet asing yang bertanding atau bermain di Indonesia, Hendarsam bakal membuat terobosan baru. Akan hadir tim khusus yang mempermudah proses administrasi. Tak hanya olahraga, ada dua bidang lain yang juga mendapat perhatian yakni seni-budaya dan sains.

"Sebenarnya tidak hanya olahraga, ada tiga bidang yang ingin kami dorong dari sisi imigrasi. Ada olahraga,seni dan budaya (termasuk musik dan lain sebagainya) serta sains Ketiga bidang ini memiliki potensi besar untuk berkembang. Oleh karena itu, kami akan membentuk tim khusus untuk mempermudah proses-proses tersebut."

"Kami tidak ingin ketika atlet atau orang asing datang ke Indonesia, mereka mendapatkan kesan yang kurang baik. Sebagai penjaga pintu negara, kita harus menunjukkan wajah yang ramah namun tetap berwibawa," sambung Hendarsam. Kemudahan yang akan diberikan Ditjen Imigrasi untuk atlet yang main di Indonesia lewat tim khusus ini antara lain mereka tidak lagi perlu antre saat tiba di Bandara, kemudian ada proses pengurusan administrasi yang dipermudah melalui aplikasi. "Kami akan membentuk tim khusus yang menangani sektor olahraga. Dengan begitu, para atlet tidak perlu mengalami kesulitan dalam proses administrasi. Contoh paling konkret, kami akan menyediakan jalur khusus (fast track) bagi para atlet, sehingga mereka tidak perlu mengantre. Selain itu, proses administrasi akan dipermudah melalui sistem aplikasi, sehingga mereka tidak perlu melalui pemeriksaan yang berulang atau antre seperti penumpang lainnya."

Read Entire Article
Bisnis | Football |