Iran Cap AS Bodoh Biarkan Israel Bombardir Lebanon Rusak Gencatan

11 hours ago 11

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan akan menjadi "kebodohan" bagi Amerika Serikat jika membiarkan Israel merusak kesepakatan gencatan senjata dengan terus melancarkan serangan intens ke Lebanon.

Serangan Israel ke Lebanon selama gencatan senjata AS-Iran telah menewaskan lebih dari 300 orang.

Pada Kamis (9/4), Araghchi menyampaikan pesan kepada AS soal perbedaan janji Negeri Paman Sam soal gencatan senjata yang seharusnya mencakup wilayah Lebanon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika AS ingin meruntuhkan ekonominya sendiri dengan membiarkan Netanyahu membunuh diplomasi, itu pada akhirnya adalah pilihannya. Kami menilai itu bodoh, tetapi kami siap menghadapinya," ujarnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan bahasa yang digunakan Wakil Presiden AS JD Vance sehari sebelumnya. Vance memperingatkan agar Iran tidak membiarkan gencatan senjata runtuh hanya karena isu Lebanon, dengan mengatakan, "Kami pikir itu akan bodoh, tetapi itu pilihan mereka."

Araghchi juga menyoroti bahwa persidangan kasus korupsi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan kembali digelar pada Minggu. Ia mengisyaratkan bahwa Netanyahu memiliki motif tersembunyi untuk terus melanjutkan perang.

"Gencatan senjata di seluruh kawasan, termasuk di Lebanon, akan mempercepat pemenjaraannya," tulis Araghchi di media sosial seperti dikutip Al Jazeera.

Sejak gencatan senjata diumumkan pada Rabu (8/4), perbedaan pandangan mengenai apakah kesepakatan itu mencakup Lebanon telah menjadi ancaman serius bagi kelangsungan perjanjian tersebut.

Sejumlah pejabat dan media Iran menyebut Teheran dapat merespons secara militer terhadap serangan Israel di Lebanon atau bahkan memblokir Selat Hormuz untuk memastikan gencatan senjata juga berlaku di Lebanon.

Pada Kamis, Presiden AS Donald Trump mengatakan telah meminta pemerintah Israel untuk mengurangi operasi militernya di Lebanon.

"Saya sudah berbicara dengan Bibi [Netanyahu], dan dia akan meredakannya. Saya rasa kita semua harus sedikit menurunkan intensitas," ujar Trump kepada NBC News.

[Gambas:Video CNN]

Vance juga menyatakan bahwa pihak Israel sepakat untuk "sedikit menahan diri di Lebanon".

Namun, Israel bandel dan terus melancarkan sejumlah serangan mematikan baru pada Kamis, termasuk serangan yang menewaskan empat petugas penyelamat di kota Borj Qalaouiye di selatan Lebanon.

Pasukan Israel juga mengeluarkan perintah evakuasi untuk wilayah Jnah di Beirut, yang menjadi lokasi dua rumah sakit terbesar di negara itu serta dihuni puluhan ribu warga dan pengungsi.

AS memiliki rekam jejak mengklaim Israel akan membatasi operasi militernya, namun serangan justru terus berlanjut.

Sebagai contoh, pada 2024, pemerintahan mantan Presiden Joe Biden selama berbulan-bulan menyatakan bahwa Israel hanya melakukan operasi "terbatas" di kota Rafah, Gaza selatan.

Namun pada akhirnya, militer Israel menghancurkan hampir seluruh bangunan di Rafah-strategi bumi hangus yang kini disebut para pejabat Israel ingin direplikasi di Lebanon selatan untuk memastikan pemindahan permanen penduduk.

Konflik di Lebanon berubah menjadi perang terbuka pada awal Maret, setelah Hizbullah menembakkan roket sebagai respons atas serangan Israel serta pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada 28 Februari.

Sejak gencatan senjata terpisah pada November 2024, Israel terus melancarkan serangan hampir setiap hari di Lebanon, termasuk serangan luas terhadap infrastruktur sipil.

(rds)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |