Kawinkan Emas dan Perak Nomor Speed, Panjat Tebing Jadi Lumbung Medali Indonesia di SEA Games 2025

2 months ago 30

Liputan6.com, Jakarta - Kontingen Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang SEA Games 2025 yang berlangsung di Bangkok, Thailand. Cabang olahraga panjat tebing berhasil menjadi lumbung medali, menunjukkan dominasi yang tak terbendung. Tim Merah Putih sukses mengawinkan medali emas dan perak di nomor speed, menegaskan kekuatan mereka di kancah regional.

Keberhasilan ini tidak hanya terjadi di nomor kecepatan, melainkan juga di nomor rintisan (lead) dengan raihan medali emas tambahan. Atlet-atlet panjat tebing Indonesia secara konsisten menunjukkan performa terbaik mereka. Ini menjadikan panjat tebing sebagai salah satu cabor andalan Indonesia.

Sejak tanggal 12 Desember 2025, para atlet telah berjuang di Bangkok Sport Climbing Center. Mereka berhasil mengamankan total empat medali emas dari enam yang diperebutkan. Prestasi ini mengukuhkan Indonesia sebagai juara umum cabang olahraga panjat tebing di SEA Games 2025.

Dominasi Nomor Speed Putra dan Putri

Atlet-atlet panjat tebing Indonesia menunjukkan kekuatan luar biasa di nomor speed, baik putra maupun putri, dengan berhasil mengawinkan medali emas dan perak. Di sektor putri, Puja Lestari berhasil meraih medali emas, sementara Susan Nur Hidayah melengkapi dominasi dengan medali perak. Final speed putri bahkan menciptakan "All-Indonesian Podium", sebuah pencapaian yang membanggakan.

Keunggulan serupa juga terlihat di nomor speed putra. Antasyafi Robby Al Hilmi tampil impresif dengan meraih medali emas. Ia mengungguli rekannya, Alfian Muhammad Fajri, yang harus puas dengan medali perak.

All Indonesian Final" di nomor speed putra ini juga menjadi bukti regenerasi atlet panjat tebing nasional yang kuat. Prestasi ini menegaskan bahwa Panjat Tebing Indonesia tak terbendung di SEA Games 2025 pada nomor speed.

Prestasi Gemilang di Nomor Lead

Selain dominasi di nomor speed, atlet panjat tebing Indonesia juga mencetak prestasi gemilang di nomor lead. Di kategori lead putri, Alma Ariella Tsany berhasil menyabet medali emas ke-19 untuk Indonesia. Rekannya, Sukma Lintang Cahyani, turut menyumbangkan medali perak, melengkapi podium satu-dua.

Keberhasilan berlanjut di nomor lead putra, di mana Ardana Cikal Damarwulan menjadi yang terbaik. Ia meraih medali emas dengan raihan 39+ poin, mengungguli atlet tuan rumah. Mahesa Caesar menambah koleksi medali dengan meraih perunggu di nomor ini.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa kekuatan panjat tebing Indonesia tidak hanya terfokus pada satu disiplin. Konsistensi lintasan dan penguasaan teknik menjadi kunci kemenangan para atlet. Ini membuktikan bahwa strategi jangka panjang timnas panjat tebing membuahkan hasil.

Read Entire Article
Bisnis | Football |