'Kidflix' Bikin Gempar, Platform Pedofil Dunia Punya 1,8 Juta Pengguna

23 hours ago 8

CNN Indonesia

Kamis, 03 Apr 2025 01:26 WIB

Europol pada Rabu (2/4) melaporkan telah menutup 'Kidflix', salah satu jaringan pedofil terbesar di dunia pada bulan lalu dalam operasi yang mencakup 35 negara. Ilustrasi kasus pelecehan terhadap anak-anak. (iStock/AlexLinch)

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan penegak hukum Uni Eropa, Europol pada Rabu (2/4) melaporkan telah menutup salah satu jaringan pedofil terbesar di dunia pada bulan lalu dalam operasi yang mencakup 35 negara.

Europol mengatakan 79 tersangka telah ditangkap karena berbagi dan mendistribusikan materi pelecehan seksual anak di platform yang dikenal sebagai Kidflix. Beberapa dari mereka yang ditangkap diduga telah melakukan pelecehan terhadap anak-anak.

Otoritas Jerman dan Belanda telah menyita server pusat platform pedofil tersebut, yang saat itu berisi 72.000 video.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Europol mengatakan total sekitar 91.000 video telah diunggah dan dibagikan di platform disebut mampu meraup untung besar itu. Platform pedofil itu dibuat pada tahun 2021 dan menarik 1,8 juta pengguna di seluruh dunia dalam tiga tahun terakhir.

"Tidak seperti platform lain yang dikenal seperti ini, Kidflix tidak hanya memungkinkan pengguna untuk mengunduh materi pelecehan seksual anak tetapi juga untuk melakukan streaming file video," bunyi pernyataan Europol.

"Pengguna melakukan pembayaran menggunakan mata uang kripto, yang kemudian dikonversi menjadi token," kata Europol, seperti dilansir Reuters.

Menurut Europol, pengguna platform pedofil itu dapat memperoleh token dengan mengunggah materi, memverifikasi judul dan deskripsi, serta menetapkan kategori pada video.

Europol mengatakan operasi tersebut merupakan operasi terbesar yang pernah ditangani oleh para ahlinya dalam memerangi eksploitasi seksual anak.

Penangkapan dan penutupan 'Kidflix" juga merupakan salah satu kasus terbesar yang pernah ditangani lembaga tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Melalui operasi Europol tersebut, dikatakan bahwa total hampir 1.400 tersangka telah diidentifikasi, sementara 39 anak-anak dilindungi.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |