Krisis Air Bisa Picu Perang Besar di Masa Depan, Ini Penjelasannya

6 hours ago 10

Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam laporan unggulan Januari 2026, para peneliti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa dunia berada dalam keadaan "kebangkrutan air."

Artinya, peningkatan permintaan manusia dan penyusutan sistem air alami melebihi tingkat pengisian kembali. Hal ini mengancam keamanan energi dan pangan global dan berpotensi menyebabkan degradasi ekologis yang tidak dapat dipulihkan.

Dampaknya tidak main-main, lebih dari dua miliar orang di seluruh dunia kekurangan akses yang memadai terhadap salah satu unsur penting kehidupan: air bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun pemerintah dan kelompok bantuan telah membantu banyak orang, masalah ini diproyeksikan akan memburuk seiring pertumbuhan populasi global dan intensifikasi perubahan iklim.

Laman Council on Foreign Relations (CFR) menulis, krisis air dapat berbeda secara dramatis dari satu tempat ke tempat lain. Dalam beberapa kasus krisis itu menyebabkan kerusakan yang meluas, termasuk pada kesehatan masyarakat, pembangunan ekonomi, dan perdagangan global.

Karena itu pada Januari 2026, para peneliti PBB menerbitkan laporan utama yang menyatakan bahwa istilah "krisis air" tidak lagi cukup untuk menggambarkan penipisan struktural sistem air global.

Dunia sekarang berada di era "kebangkrutan air," di mana pengambilan air permukaan dan air tanah yang berlebihan secara terus-menerus telah merusak sistem air alami hingga pada titik di mana perbaikannya menjadi tidak mungkin atau sangat mahal.

Degradasi lahan basah dan penyusutan gletser, misalnya, "bukan hanya tanda-tanda tekanan atau episode krisis," kata laporan itu, tetapi lebih merupakan gejala ekosistem yang telah melewati titik pemulihan.

Hasilnya akan menciptakan "dampak domino terhadap harga pangan, lapangan kerja, migrasi, dan stabilitas geopolitik," tambahnya.

Bersambung ke halaman berikutnya....

Add as a preferred
source on Google

Read Entire Article
Bisnis | Football |