Laporan Bank Dunia: Tambang Jadi Kunci Pertumbuhan dan Industri Indonesia

10 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Sektor pertambangan dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama melalui program hilirisasi yang tengah digencarkan pemerintah.

Dalam laporan East Asia & Pacific Economic Update April 2026, dikutip Kamis (9/4/2026), Bank Dunia menyoroti bahwa sektor tambang di Indonesia memiliki dampak luas terhadap perekonomian, termasuk menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi sektor lain.

Sektor ini tidak hanya berkontribusi terhadap ekspor, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri pengolahan berbasis sumber daya alam.

Bank Dunia mencatat, pengembangan industri hilir dari komoditas tambang seperti nikel menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi.

Langkah ini dinilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap ekspor bahan mentah sekaligus memperkuat struktur industri nasional.

Dengan kebijakan hilirisasi, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan daya saing serta memperluas basis industri dalam negeri.

Ketergantungan

Meski memiliki potensi besar, Bank Dunia juga mengingatkan bahwa pengelolaan sektor tambang perlu dilakukan secara hati-hati agar memberikan manfaat jangka panjang.

Salah satu tantangan utama adalah memastikan bahwa hasil dari sektor tambang dapat mendorong diversifikasi ekonomi, bukan justru meningkatkan ketergantungan terhadap komoditas.

Selain itu, keberlanjutan lingkungan dan efisiensi pengelolaan sumber daya menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.

Bank Dunia menilai bahwa kebijakan industri berbasis sumber daya alam, termasuk tambang, perlu didukung oleh infrastruktur yang memadai serta regulasi yang jelas.

Dengan pendekatan yang tepat, sektor tambang tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga katalis bagi transformasi ekonomi Indonesia.

Integrasi dengan Manufaktur

Laporan tersebut juga menekankan pentingnya integrasi sektor tambang dengan industri manufaktur untuk menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi.

Hilirisasi dinilai menjadi kunci agar Indonesia dapat memaksimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki.

Selain itu, pengembangan sektor tambang juga perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan teknologi.

Hal ini penting agar industri dalam negeri mampu mengolah hasil tambang secara optimal dan berdaya saing global.

Secara keseluruhan, Bank Dunia melihat sektor tambang sebagai salah satu pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Namun, keberhasilan sektor ini sangat bergantung pada kebijakan yang tepat, pengelolaan berkelanjutan, serta kemampuan mendorong transformasi menuju ekonomi bernilai tambah tinggi.

Read Entire Article
Bisnis | Football |