Raphinha Tutup 2025 di Barcelona dengan Gemilang, Tapi Sinis soal Ballon d’Or: Tidak Peduli!

2 months ago 35

Liputan6.com, Jakarta - Raphinha menutup tahun 2025 dengan status sebagai salah satu pemain paling menentukan di skuad Barcelona. Kontribusinya tak hanya terlihat dari angka gol dan assist, tetapi juga dari peran vitalnya dalam mengantar Blaugrana meraih sejumlah trofi.

Namun, di balik musim luar biasa tersebut, absennya penghargaan individu bergengsi justru memantik tanda tanya, baik dari penggemar maupun sang pemain sendiri.

Barcelona baru saja memetik kemenangan tandang 2-0 atas Villarreal pada jornada ke-18 La Liga, Minggu (21/12/2025) malam. Raphinha kembali tampil menonjol.

Winger asal Brasil itu menjadi aktor penting gol pembuka setelah aksinya menusuk kotak penalti memaksa bek lawan melanggar, yang berujung penalti dan sukses dikonversi menjadi gol. Performa konsisten itu semakin mengukuhkan posisinya sebagai motor serangan Barca musim ini.

Respons Raphinha

Seusai laga, Raphinha sempat menanggapi ringan status Barcelona sebagai “juara paruh musim”. Namun suasana berubah ketika ia ditanya soal peluang meraih Ballon d’Or musim ini.

Dengan nada datar, Raphinha melontarkan jawaban singkat namun tajam, “Tidak peduli. Tidak menarik bagi saya.” Enam kata yang langsung menyita perhatian publik sepak bola.

Pernyataan tersebut tak lepas dari kekecewaan Raphinha terhadap minimnya pengakuan individu sepanjang 2025. Ia hanya finis di posisi kelima Ballon d’Or dan lebih menyakitkan lagi, namanya absen dari daftar FIFPro Best XI serta FIFA The Best XI. Padahal, secara statistik dan pengaruh di lapangan, Raphinha tampil luar biasa.

Sepanjang musim 2024/2025, Raphinha mencatatkan 34 gol dan 26 assist dari 57 penampilan di semua kompetisi. Ia turut mengantar Barcelona menyapu tiga gelar domestik: La Liga, Piala Super Spanyol, dan Copa del Rey.

Di Liga Champions, Barcelona memang terhenti di semifinal usai kalah dari Inter Milan, namun Raphinha tetap mencuri sorotan dengan 21 kontribusi gol, rekor yang menyamai capaian Cristiano Ronaldo dalam satu edisi kompetisi. Meski menjadi top skor dan top assist turnamen, satu-satunya penghargaan resmi yang ia raih hanyalah gelar MVP La Liga.

Dukungan dari Hansi Flick

Dukungan keras justru datang dari pelatih Barcelona, Hansi Flick. Pelatih asal Jerman itu secara terbuka mengecam keputusan FIFA yang tak memasukkan Raphinha ke dalam The Best XI. Flick menilai absennya sang winger sebagai hal yang tidak masuk akal.

“Tidak adanya Raphinha itu luar biasa. Pengaruhnya di tim musim lalu adalah yang terbesar, termasuk di Liga Champions. Ini tidak adil dan bagi saya ini lelucon,” tegas Flick dalam konferensi pers jelang laga kontra Villarreal.

Ia bahkan menyebut Raphinha pantas masuk jajaran pemain terbaik dunia setelah musim yang dijalaninya.

Musim 2025 mungkin telah menempatkan Raphinha di puncak performa bersama Barcelona. Meski pengakuan individu belum sejalan dengan kontribusinya, satu hal jelas: di mata tim dan pelatih, Raphinha adalah sosok kunci yang tak tergantikan, dengan atau tanpa Ballon d’Or.

Sumber: Sport

Klasemen La Liga 2025/2026

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Bisnis | Football |