Spanyol vs Belgia: Jadi Tim 'Underdog', Setan Merah Siap Jungkalkan Tim Matador!

4 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia, mengakui timnya tidak diunggulkan saat menghadapi Spanyol pada laga perempat final Piala Dunia 2026. Meski demikian, ia menegaskan De Rode Duivels datang dengan keyakinan penuh untuk menciptakan kejutan.

Belgia akan menantang juara Eropa tersebut di Los Angeles, Jumat (11/7/2026) dini hari WIB. Spanyol berstatus sebagai favorit setelah tampil impresif sepanjang turnamen dan belum sekalipun kebobolan.

Sementara itu, perjalanan Belgia menuju delapan besar tidak semulus calon lawannya. Mereka hanya finis sebagai juara grup setelah dua kali bermain imbang melawan Mesir dan Iran, sebelum bangkit untuk menyingkirkan Amerika Serikat di babak 16 besar.

Meski menyadari status underdog yang melekat pada timnya, Garcia memilih untuk tidak ambil pusing akan itu. Justrum sabg pelatih menjadikannya sebagai motivasi tambahan untuk timnya jelang laga delapan besar tersebut.

Simak komentar lengkap sang pelatih di bawah ini. 

Belgia Siap Hadirkan Kejutan

Rudi Garcia tidak menampik bahwa Spanyol memang lebih diunggulkan ketimbang timnya untuk lolos ke semifinal Piala Dunia 2026. Ia menyebut bahwa Belgia punya kemampuan untuk memberikan kejutan dan menyingkirkan Spanyol dari Piala Dunia 2026.

"Semua orang sudah berbicara seolah-olah kami akan pulang besok. Namun kami percaya kami bisa melakukannya (mengalahkan Spanyol)," ujar Garcia dalam konferensi pers jelang babak perempat final Piala Dunia 2026.

"Kami yakin bisa mewujudkannya, dan kami akan melakukan segalanya untuk lolos ke semifinal."

Percaya Diri Berkat Performa Tim

Kepercayaan diri Garcia bukan tanpa alasan. Belgia tampil meyakinkan saat mengalahkan tuan rumah Amerika Serikat dengan skor telak 4-1 pada babak 16 besar. Hingga babak perempat final, Belgia telah mencetak 13 gol di mana mereka hanya kalah dari Prancis dan Argentina dan menjadi salah satu tim dengan jumlah tembakan terbanyak di Piala Dunia 2026.

Menurutnya, kemenangan tersebut membuktikan timnya mampu bermain di bawah tekanan, termasuk ketika harus menghadapi dukungan penuh dari suporter lawan.

"Kami baru saja mengalahkan Amerika Serikat di stadion yang hampir seluruh penontonnya mendukung lawan. Jadi saya rasa situasi besok tidak akan lebih sulit daripada itu," katanya.

"Meskipun kami bukan tim yang diunggulkan besok, kami akan melakukan segalanya untuk menyulitkan mereka dan memberikan perlawanan sebaik mungkin," tegas Garcia.

Sumber: Channel News Asia

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Gagal di Piala Dunia 2026, Legenda Prancis Sebut Ronaldo Tetap Pemain Besar

Read Entire Article
Bisnis | Football |