Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Ungkap Perasaan Lampaui Target

8 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto mengungkapkan rasa bangga usai berhasil mengunci tiket final Piala AFF Futsal 2026. Ia terkesan dengan perjuangan skuad Garuda yang sukses menyingkirkan Vietnam di semifinal pada Jumat (10/4).

Timnas Futsal Indonesia berhasil melesat ke final Piala AFF Futsal 2026 setelah mengalahkan Vietnam di Gimnasium Nonthaburi, Thailand dengan skor 3-2. Andarias Kareth jadi bintang dengan mencetak brace, sementara satu gol lain oleh Muhammad Sanjaya.

Kemenangan itu membuat peluang Timnas Futsal Indonesia untuk mempertahankan gelar juara Piala AFF Futsal tetap terbuka. Pencapaian ini pun jadi prestasi untuk Garuda dan membuat pelatih Hector Souto bangga bukan main.

"Pertama, saya bangga. Pemain ini bekerja banyak. Pemain ini ada adaptasi bagus. Sampai, or, datang ini sulit, tapi pemain ini ada spirit, spirit tinggi. Dan saya super bangga. Tim kita terbaik," kata Hector Souto dengan Bahasa Indonesia yang terbata-bata.

Melebihi Target

Lolos ke final Piala AFF Futsal 2026 memang jadi pencapaian besar untuk Timnas Futsal Indonesia. Pasalnya, komposisi pemain Garuda dalam turnamen ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan skuad saat Piala Asia Futsal 2026.

Hanya Dewa Rizki dan Yogi Saputra sebagai pemain yang sebelumnya tampil di Piala Asia Futsal 2026 dan ikut serta dalam Piala AFF Futsal 2026. Sementara sisanya adalah wajah baru rasa lama, yang bisa dibilang para pemain pelapis.

Karena itu, target Hector Souto sejak awal hanya lah lolos ke semifinal Piala AFF Futsal 2026. Tapi nyatanya Timnas Futsal Indonesia mampu menang atas Vietnam, tim favorit juara dan melesat ke partai puncak.

Puas dengan Performa Garuda

Lebih jauh Hector Souto memberikan analisis dan pandangannya soal jalannya pertandingan. Tapi secara keseluruhan dia mengaku sangat puas dengan penampilan Timnas Futsal Indonesia yang mengalahkan Vietnam.

"Saya pikir kedua tim bersaing dengan baik. Itu adalah pertandingan yang kompetitif. Kami berhasil mencetak gol pertama dalam situasi tekanan tinggi, dan saya sangat senang dengan hal itu," katanya.

"Jadi dengan skor 3-2, saya sangat puas dengan performa para pemain kami. Mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa dan saya sangat bangga pada mereka. Ini semua kemenangan mereka, bukan kemenangan saya," jelas Souto menambahkan.

Momen Unik Piala Dunia 1978: Ulah Wasit Wales Jadi Bintang Utama Pertandingan

Read Entire Article
Bisnis | Football |