Trump Umumkan Tarif Baru 10% untuk Semua Barang yang Masuk AS

21 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (3/4) dini hari WIB mengumumkan tarif setidaknya 10% untuk hampir semua barang yang masuk ke Amerika Serikat, ditambah tarif yang lebih tinggi lagi untuk puluhan negara yang memiliki defisit perdagangan tertinggi dengan Amerika Serikat.

Kebijakan baru ini merupakan perubahan dramatis dalam perdagangan global dan kebijakan ekonomi. Kebijakan ini bertujuan untuk memulihkan kecakapan manufaktur AS dan neraca perdagangan.

Namun, kebijakan tarif baru ini dianggap akan meningkatkan perang dagang global yang terus mengemuka dan konsumen Amerika akan merasakan kenaikan harga di saat perekonomian sedang genting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebijakan Trump akan memberlakukan tarif dasar 10% untuk semua barang dari semua negara kecuali yang mematuhi perjanjian perdagangan bebas USMCA antara Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. Sementara barang yang tidak mematuhi akan terus dikenakan tarif 25%.

Importir barang dari negara lain akan mulai membayar tarif dasar 10% pada hari Sabtu (5/4) pukul 00.01 waktu setempat. Sekitar 60 negara, yang oleh pejabat senior pemerintahan Trump disebut sebagai "pelanggar terburuk," akan dikenakan tarif setengah dari tarif yang mereka kenakan kepada Amerika Serikat. Tarif timbal balik tersebut akan mulai berlaku pada tanggal 9 April pukul 00.01 waktu setempat.

Trump dalam pidatonya di Taman Mawar Gedung Putih, Washington DC, mengatakan hari ini adalah salah satu hari terpenting dalam sejarah Amerika, karena dia diharapkan menandatangani perintah yang memberlakukan tarif timbal balik pada berbagai negara.

"Ini adalah deklarasi kemerdekaan ekonomi kami," kata Trump yang mengumumkan langkah-langkah kenaikan tarif baru tersebut, seperti dilansir CNN.

Trump mengatakan Amerika Serikat akan menggunakan uang yang dihasilkan dari tarif untuk "mengurangi pajak dan membayar utang nasional Negeri Paman Sam.

"Selama bertahun-tahun, warga negara Amerika yang bekerja keras dipaksa untuk duduk di pinggir lapangan saat negara lain menjadi kaya dan berkuasa, sebagian besar dengan mengorbankan kita. Namun, sekarang giliran kita untuk menjadi makmur," kata Trump.

Ia juga mengklaim tarif akan menciptakan lebih banyak manufaktur di Amerika Serikat yang "akan berarti persaingan yang lebih kuat dan harga yang lebih rendah bagi konsumen."

Selain itu, dalam pidatonya menjelang penandatanganan rencana tarif timbal baliknya, Trump mengaku akhirnya mengambil sikap mengutamakan Amerika

"Hari ini kita membela pekerja Amerika, dan akhirnya kita mengutamakan Amerika," ucap Trump.

Dia mengklaim bahwa AS selama telah mengurus negara-negara di seluruh dunia. "Kemudian ketika ingin mengurangi sedikit, mereka marah karena Anda dianggap tidak mengurus mereka lagi," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa tarif baru tersebut merupakan tanda bahwa "kita akan mengutamakan rakyat kita."

"Kita benar-benar bisa menjadi sangat kaya. Kita bisa menjadi jauh lebih kaya daripada negara mana pun, itu bahkan tidak dapat dipercaya, tetapi kita menjadi pintar," kata Trump.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Bisnis | Football |