William Saliba Akui Bermain dengan Rasa Sakit Demi Prancis di Piala Dunia 2026

10 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - William Saliba mengungkapkan dirinya masih bermain sambil menahan rasa sakit saat membela Prancis di Piala Dunia 2026. Bek Arsenal itu mengaku belum berada dalam kondisi 100 persen karena masalah punggung yang sudah dirasakan beberapa bulan terakhir.

Saliba menjadi salah satu pemain penting ketika Arsenal berhasil meraih gelar Premier League setelah menunggu selama 22 tahun. Namun, kondisi fisiknya menjadi perhatian karena ia harus menjalani program latihan khusus bersama tim nasional Prancis.

Pemain berusia 25 tahun itu tetap tampil solid ketika Prancis mengawali turnamen dengan kemenangan atas Senegal. Les Bleus kini berpeluang memastikan tempat di fase gugur jika mampu mengalahkan Irak.

Saliba menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menjadikan kondisi fisik sebagai alasan. Ia memilih bertahan dan memberikan kemampuan terbaik karena kesempatan tampil di Piala Dunia hanya datang setiap empat tahun.

Saliba Tetap Bertahan Meski Tidak Dalam Kondisi Terbaik

Saliba menjelaskan bahwa masalah kecil pada tubuhnya sudah dirasakan selama beberapa bulan terakhir. Ia tetap bermain karena harus menjalani jadwal padat bersama Arsenal di Premier League dan Liga Champions.

Bek tengah Prancis itu menyebut staf pelatih telah membantu mengelola kondisinya dengan baik selama turnamen berlangsung. Meski belum sepenuhnya pulih, ia masih mampu menunjukkan performa kuat pada pertandingan pertama.

"Saya mengalami beberapa gangguan kecil selama beberapa bulan. Saya mengertakkan gigi karena ada Liga Champions dan Premier League, tetapi staf pelatih menangani semuanya dengan sangat baik," ujar Saliba.

"Anda harus mengertakkan gigi karena Piala Dunia hanya datang sekali setiap empat tahun," lanjutnya.

Saliba Tidak Ingin Jadikan Cedera Sebagai Alasan

Saliba sadar bahwa banyak pemain lain juga tidak berada dalam kondisi terbaik saat menjalani turnamen besar. Karena itu, ia memilih fokus membantu Prancis tanpa mencari pembenaran atas situasi yang dialami.

Pemain Arsenal tersebut menjalani latihan dengan program khusus sejak bergabung bersama skuad Prancis. Namun, ia tetap dipercaya tampil dalam pertandingan pembuka Grup I.

"Saya tidak berada di kondisi 100 persen, tetapi banyak pemain lain juga tidak berada di kondisi 100 persen. Anda tidak bisa membuat alasan," kata Saliba.

Sumber: Flashscore

Persaingan Sengit di Piala Dunia 2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Prediksi Uruguay vs Tanjung Verde: Waspada Kejutan Kedua Debutan

Read Entire Article
Bisnis | Football |