Liputan6.com, Jakarta - Sebuah jam tangan pada dasarnya adalah benda mungil berbobot beberapa ratus gram yang melingkar di pergelangan tangan untuk menunjukkan waktu. Namun, di dunia horologi tingkat tinggi (haute horlogerie), jam tangan telah lama bertransformasi melampaui alat penunjuk waktu semata. Ia adalah simbol status, mahakarya rekayasa mekanis, serta manifestasi kemewahan dan keindahan estetika bernilai fantastis.
Jam-jam tangan paling berharga di dunia tidak lagi dinilai berdasarkan utilitasnya, melainkan dari kelangkaan, sejarah, kerumitan mekanis, hingga deretan batu mulia yang menghiasinya.
Dilansir dari marketplace barang mewah Konésseur (Dubai, UEA) pada Sabtu (22/8/2026), berikut ulasan 10 jam tangan termahal di dunia yang pernah terjual:
1. Graff Diamonds Hallucination — US$ 55 Juta (sekitar Rp 971 Miliar)
Menempati posisi puncak sebagai jam tangan termahal di dunia, Graff Diamonds Hallucination lebih menyerupai karya seni perhiasan (haute joaillerie) daripada sekadar alat penunjuk waktu. Diresmikan pada ajang Baselworld tahun 2014, jam tangan ini dibalut gelang platina yang ditata rapat dengan lebih dari 110 karat berlian berwarna sangat langka, seperti fancy vivid yellow, fancy intense pink, fancy vivid blue, fancy green, dan fancy orange.
Dial jam berbasis quartz yang sangat kecil hampir tersembunyi di antara kilauan permata tersebut. Diperkenalkan oleh Laurence Graff, nilai fantastis sebesar US$ 55 juta atau sekitar Rp 971 miliar (kurs Rp 17.661 per US$) ini didorong sepenuhnya oleh kelangkaan dan kualitas tingkat museum dari puluhan berlian yang dikumpulkan selama bertahun-tahun.
2. Patek Philippe Grandmaster Chime Ref. 6300A-010 — US$ 31,19 Juta (sekitar Rp 499 Miliar)
Patek Philippe Grandmaster Chime Ref. 6300A-010 memegang rekor sebagai jam tangan (wristwatch) termahal yang pernah terjual di balai lelang. Diciptakan khusus sebagai unit tunggal (unique piece) untuk lelang amal Only Watch pada tahun 2019 di Jenewa, jam ini dibuat menggunakan material baja tahan karat (stainless steel), material yang sangat jarang digunakan oleh Patek Philippe untuk jam tangan dengan komplikasi rumit.
Jam tangan dengan cangkang bolak-balik (reversible case) ini memiliki 20 komplikasi mekanis, termasuk grande dan petite sonnerie, minute repeater, kalender abadi instan, serta alarm akustik. Movement jam ini digerakkan oleh 1.366 komponen presisi (atau mencapai 1.580 komponen jika dihitung bersama cangkangnya) dengan proses pengembangan yang memakan waktu lebih dari 100.000 jam kerja.
3. Breguet No. 160 "Marie Antoinette" — Estimasi US$ 30 Juta (sekitar Rp 480 Miliar)
Jam saku (pocket watch) bersejarah ini mulai dirancang pada tahun 1783 untuk Ratu Marie Antoinette dari Prancis oleh seorang pengagum sang ratu. Pembuatannya diamanatkan kepada Abraham-Louis Breguet, seorang maestro horologi, dengan instruksi untuk memasukkan setiap komplikasi mekanis dan material terbaik yang ada saat itu.
Proses pembuatannya yang sangat rumit memakan waktu hingga 44 tahun dan baru diselesaikan pada tahun 1827 oleh putra Breguet, Antoine-Louis Breguet, beberapa dekade setelah Sang Ratu dieksekusi (1793) dan beberapa tahun setelah wafatnya Abraham-Louis Breguet sendiri (1823).
Dilengkapi dengan kalender abadi, equation of time, minute repeater, termometer, dan cangkang kristal emas, mahakarya ini kini bersemayam di Museum Kesenian Islam L.A. Mayer di Yerusalem.
4. Jaeger-LeCoultre Joaillerie 101 Manchette — Estimasi US$ 26 Juta (sekitar Rp 416 Miliar)
Jaeger-LeCoultre Calibre 101 dikenal sebagai mekanisme pergerakan mekanis (mechanical movement) terkecil di dunia sejak diciptakan pada tahun 1929, dengan bobot hanya sekitar 1 gram dan panjang 14 milimeter.
Dalam varian Joaillerie 101 Manchette, mekanisme ultra-kecil ini dibenamkan di dalam gelang emas putih yang dihiasi ratusan berlian indah. Jam tangan ini menjadi sangat ikonis setelah diberikan sebagai hadiah khusus kepada Ratu Elizabeth II dari Inggris untuk memperingati Diamond Jubilee beliau pada tahun 2012, menggabungkan pencapaian miniaturisasi mekanis dengan nilai historis kerajaan yang tak ternilai.
5. Chopard 201-Carat Watch — US$ 25 Juta (sekitar Rp 400 Miliar)
Sesuai namanya, Chopard 201-Carat dihiasi oleh 874 berlian dengan total bobot mencapai 201 karat. Daya tarik utamanya terletak pada tiga batu permata berukuran besar berbentuk hati yang mengelilingi dial: berlian merah muda 15,37 karat, berlian biru 12,79 karat, dan berlian putih 11,36 karat.
Ketiga berlian utama tersebut dilengkapi dengan mekanisme pegas khusus sehingga dapat mekar membuka layaknya kelopak bunga untuk memperlihatkan dial jam tangan berbasis quartz yang tersembunyi di bagian dalamnya.
6. Patek Philippe Henry Graves Supercomplication — US$ 24 Juta (sekitar Rp 384 Miliar)
Selama puluhan tahun, jam saku ini memegang gelar sebagai jam tangan mekanis paling rumit di dunia. Dipesan pada tahun 1925 oleh bankir kaya asal New York, Henry Graves Jr., jam ini merupakan hasil dari persaingan sengitnya dengan kolektor James Ward Packard untuk memiliki jam tangan paling kompleks.
Patek Philippe membutuhkan waktu delapan tahun untuk merancang dan merakitnya hingga selesai pada tahun 1933. Dilengkapi dengan 24 komplikasi, termasuk peta langit malam di atas apartemen Graves di Fifth Avenue, kalender abadi, serta indikator matahari terbit dan terbenam, jam saku emas ini terjual seharga US$ 24 juta di Balai Lelang Sotheby's Jenewa pada tahun 2014.
7. Jacob & Co. Billionaire Watch — US$ 18 Juta (sekitar Rp 288 Miliar)
Jacob & Co. Billionaire Watch merupakan simbol kemewahan modern yang mencolok dan berani. Jam tangan ini ditutupi oleh berlian potong emerald seberat 260 karat yang ditata pada cangkang dan gelang berbahan emas putih 18 karat, membingkai mekanisme tourbillon yang terlihat transparan (skeletonized).
Jam tangan yang terkenal karena pernah dibeli oleh petinju legendaris Floyd Mayweather Jr. ini menunjukkan bagaimana penggabungan antara teknik horologi tourbillon tingkat tinggi dan kemewahan batu mulia dapat menghasilkan nilai koleksi yang fantastis.
8. Rolex Cosmograph Daytona "Paul Newman" (Ref. 6239) — US$ 17,75 Juta (sekitar Rp 284 Miliar)
Pada Oktober 2017, dunia lelang diguncang ketika jam tangan Rolex Cosmograph Daytona milik aktor dan pembalap legendaris Paul Newman terjual seharga US$ 17,75 juta di Balai Lelang Phillips New York, menjadikannya Rolex termahal dalam sejarah.
Jam berbahan baja tahan karat ini memiliki dial eksotis dengan angka bergaya Art Deco serta ukiran khusus di bagian belakang cangkang bertuliskan "DRIVE CAREFULLY ME" dari istrinya, Joanne Woodward. Kombinasi antara kelangkaan dial, desain ikonis, serta riwayat kepemilikan (provenance) salah satu tokoh paling berpengaruh abad ke-20 menjadikan jam ini sebuah ikon budaya horologi dunia.
9. Patek Philippe Ref. 1518 Stainless Steel — US$ 17,6 Juta (sekitar Rp 281 Miliar)
Diperkenalkan pada tahun 1941, Patek Philippe Ref. 1518 adalah jam tangan kronograf kalender abadi pertama yang diproduksi secara massal di dunia. Dari total 281 unit yang pernah diproduksi, sebagian besar dibuat dengan cangkang emas kuning atau emas merah muda, dan hanya ada empat unit yang diketahui dibuat menggunakan baja tahan karat (stainless steel).
Kelangkaan yang ekstrem ini terbukti ketika salah satu unit baja tersebut terjual di Balai Lelang Phillips Jenewa pada November 2016 seharga US$ 17,6 juta, menegaskan posisinya sebagai jam tangan vintage Patek Philippe paling diburu oleh para kolektor kelas atas.
10. F.P. Journe FFC Prototype — 4,5 Juta CHF (sekitar US$ 4,9 Juta / Rp 78 Miliar)
Sebagai salah satu entri paling mengejutkan dalam dunia horologi independen, prototipe FFC (Francis Ford Coppola) karya pembuat jam independen François-Paul Journe terjual seharga 4,5 juta CHF pada lelang amal Only Watch 2021.
Jam tangan ini terinspirasi dari ide sutradara film legendaris Francis Ford Coppola dan menampilkan penunjuk waktu unik berupa tangan mekanis berskala mikron yang membuka dan menutup jari-jarinya untuk menunjukkan jam. Hasil lelang ini memecahkan rekor dunia untuk jam tangan karya pembuat jam independen, membuktikan bahwa inovasi horologi kontemporer mampu berdiri sejajar dengan karya-karya klasik legendaris.
Daftar sepuluh jam tangan termahal di dunia ini membuktikan bahwa nilai sebuah penunjuk waktu jauh melampaui sekadar fungsi utamanya. Baik melalui kilauan ratusan karat berlian langka, kerumitan ribuan komponen mekanis mikro, maupun jejak sejarah yang ditinggalkan oleh para pemilik terdahulu, setiap jam tangan dalam daftar ini adalah bentuk dedikasi tertinggi terhadap keahlian manusia.
Pada tingkat harga yang fantastis ini, jam tangan tidak lagi sekadar instrumen pengukur detik dan menit, melainkan sebuah investasi emosional, artefak sejarah, serta karya seni abadi yang akan terus dikagumi dari generasi ke generasi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538431/original/021123100_1774515167-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_14.58.49.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330680/original/030924900_1787403255-9b32108d-e266-499c-984e-3805409050da.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5037611/original/063736000_1733399301-IMG-20241205-WA0041.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4492112/original/035966000_1688563809-WhatsApp_Image_2023-07-05_at_5.14.39_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/9330274/original/091095000_1787367328-0L5A2800.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4477889/original/005926300_1687477254-panoramic-shot-oil-rigs-sea-with-beautiful-sunset.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4251779/original/015370600_1670332769-560ba136-74e5-4fb7-beae-a01235e7ef6f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4548435/original/093739200_1692767588-magnet-me-315vPGsAFUk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5540888/original/091837400_1774840995-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349927/original/093879500_1757942338-AP25248769598975.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329370/original/094283300_1787273245-1000415608.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329839/original/058471800_1787298701-13422.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329899/original/093590100_1787301629-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_15.13.22__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329661/original/089396100_1787288109-1000415872.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522304/original/046186800_1772753122-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3696111/original/002366300_1639471326-IMG-20211214-WA0015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329703/original/036102100_1787291636-IMG_9485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3029352/original/041405400_1579686482-20200122-Penguatan-Rupiah-5.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2849793/original/011745700_1562754395-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS6.jpg)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081368/original/035536900_1657165361-Gaya_David_Beckham_saat_Nonton_Tenis_Wimbledon_2022-AP-1.jpg)









