4 Alasan ONE Fight Night 29 Wajib Ditonton: Sajikan Aksi Eko Roni Saputra hingga Duel Juara Dunia

3 weeks ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Arena legendaris Lumpinee Stadium di Bangkok bakal kembali menjadi saksi pertemuan para petarung terbaik dunia dalam ajang ONE Fight Night 29: Rodrigues vs McManamon pada Sabtu (8/3/2025) pagi WIB.

Menyajikan 12 laga penuh tensi, ajang ini bakal menjadi wadah bagi tersajinya pertarungan Muay Thai, MMA, hingga submission grappling serta menjanjikan aksi spektakuler dari awal sampai akhir.

ONE Fight Night 29 yang akan tayang secara live di Vidio mulai pukul 08.00 WIB pun tak ayal masuk dalam daftar tontonan wajib bagi para pecinta olahraga pertarungan

Ada setidaknya 4 alasan yang menguatkan bahwa event tersebut bakal jadi hiburan yang sayang untuk dilewatkan. Simak ulasan lengkapnya pada halaman berikut ini.

Berita Video Eko Roni Saputra siap hadapi Murugan Silvarajoo di ONE Championship: Reign Of Dynasties, Jumat 9 Oktobe 2020 di SCTV dan Vidio

Promosi 1

1. Hadirkan Duel Juara Dunia di Laga Utama

Pertarungan puncak ONE Fight Night 29 bakal mempertemukan Allycia Hellen Rodrigues yang menyandang status juara dunia ONE Women’s Atomweight Muay Thai dengan Marie McManamon selaku petarung berbakat asal Inggris-Irlandia.

Rodrigues telah membuktikan dominasinya dengan kemenangan atas Stamp Fairtex dan Janet Todd, sambil menunjukkan teknik striking yang tajam serta stamina tanpa batas. Kali ini, dia pun bakal dihadapkan dengan tantangan baru dalam diri Marie McManamon.

McManamon bukan lawan sembarangan. Berlatih bersama Jonathan "The General" Haggerty, sang juara bantamweight kickboxing, ia dikenal memiliki tendangan eksplosif dan clinch mematikan. Jika mampu mengejutkan Rodrigues, namanya bisa langsung melesat di puncak dunia Muay Thai.

2. Eko Roni Saputra Coba Tahan Laju Petarung Tak Terkalahkan

Petarung MMA berbakat dari Uzbekistan, Sanzhar "Tornado" Zakirov, siap menguji Eko Roni Saputra dalam laga catchweight 140-pound (63,5 kg).

Zakirov sedang naik daun dengan rekor 13-0 dan empat kemenangan dominan di ONE. Ia dikenal dengan pukulan mematikan dan kemampuan ground yang solid, sehingga menjadikan dia sebagai ancaman serius di divisi ini.

Namun, Eko punya motivasi besar untuk menghentikan momentumnya. Berbekal raihan tujuh kemenangan beruntun via penyelesaian di ronde pertama, atlet kebanggaan Indonesia ini bertekad kembali ke jalur kemenangan setelah sempat mengalami dua kekalahan terakhirnya.

3. Diwarnai Debut Para Bintang Muda

ONE Fight Night 29 juga menjadi panggung debut bagi Diogo "Baby Shark" Reis dan Joshua "Flyin Hawaiian" Perreira, dua talenta muda yang berambisi membuat gebrakan.

Sebagai Juara Dunia ADCC dua kali, Reis sudah mendominasi dunia grappling. Kini, ia siap membuktikan kehebatannya di ONE saat menghadapi Shoya Ishiguro dalam laga submission grappling kelas flyweight.

Sementara itu, Perreira membawa rekor 5-0 dengan rasio penyelesaian seratus persen, menjadikannya salah satu prospek paling menjanjikan di MMA. Ia akan menantang petarung asal Tiongkok, Banma Duoji, dalam duel panas di kelas flyweight. Keduanya bertekad untuk meninggalkan kesan mendalam dalam debut mereka di ONE.

4. Ada Duel Sengit Antarkontender Top di Bantamweight MMA

Duel penuh gengsi akan tersaji di kelas bantamweight MMA antara Jeremy "The Juggernaut" Pacatiw (#5) dan Enkh-Orgil "The Tormentor" Baatarkhuu (#4).

Pacatiw dikenal dengan striking wushu sanda yang dinamis, tetapi belakangan ini grappling-nya semakin tajam, yang membawanya meraih dua kemenangan submission beruntun. Jika ia meraih kemenangan ketiga, gelar juara bisa semakin dekat. 

Namun, Baatarkhuu bukan lawan yang mudah. Ia telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu kontender paling berbahaya dengan lima kemenangan dalam enam pertarungan di ONE.

Menariknya lagi, empat kemenangan Baatarkhuu diraih atas petarung Filipina. Catatan ini memberi Pacatiw alasan ekstra untuk membela negaranya. Duel tersebut bisa mengubah peta persaingan menuju sabuk emas.

Read Entire Article
Bisnis | Football |