Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang menilai biaya transfer antar bank dari nominal yang mereka kirim, bukan dari jumlah yang benar-benar keluar dari saldo rekening. Biaya admin biasanya terpisah dari nominal transfer, sehingga tak terlihat saat transaksi berhasil. Padahal, biaya ini tetap dipotong, membuat saldo berkurang tanpa disadari.
Bank Indonesia membatasi biaya transfer lewat BI-FAST maksimal Rp2.500 per transaksi. Sedangkan jalur transfer lama seperti Realtime Online biasanya dipatok antara Rp6.500 hingga Rp7.500 tergantung kebijakan bank. Biaya kecil ini acap diabaikan yang jika dihitung selama sebulan, nominalnya bisa cukup besar.
Ada lima penyebab utama mengapa saldo Anda berkurang diam-diam setiap kali transfer antar bank. Salah satu penyebab tersebut bisa dihilangkan dengan menggunakan gratis transfer di aplikasi GoPay, yang menawarkan bebas biaya admin setiap bulan.
1. Biaya Admin Dipotong di Luar Nominal Transfer
Saat Anda mengirimkan uang, misalnya Rp100.000, saldo yang terpotong sebenarnya lebih besar, sesuai tambahan biaya admin. Contohnya dengan tarif BI-FAST Rp2.500, maka nominal yang keluar dari rekening adalah Rp102.500 tapi penerima tetap mendapat Rp100.000 utuh.
Selain itu, bukti transfer biasanya menampilkan nominal uang yang dikirim lebih menonjol dibanding biaya admin. Banyak pengguna langsung menutup bukti tanpa memperhatikan biaya yang tercantum. Potongan admin baru terlihat saat saldo rekening dibandingkan dengan total nominal transfer yang dilakukan.
2. Jalur Transfer yang Dipilih Bukan yang Termurah
Aplikasi mobile banking sering menyediakan beberapa pilihan jalur transfer dengan biaya berbeda-beda. Namun, jalur yang dipilih secara default tidak selalu yang paling murah. Misalnya, memilih Realtime Online bisa dikenakan biaya sekitar Rp6.500–Rp7.500 per transaksi, padahal BI-FAST hanya Rp2.500.
Selisih biaya sekitar Rp4.000–Rp5.000 untuk transaksi yang sama dengan kecepatan pengiriman serupa ini bisa menumpuk. Jika Anda melakukan 10 transaksi dalam sebulan, perbedaan biaya ini bisa menghabiskan sekitar Rp40.000–Rp50.000 hanya karena memilih jalur transfer yang kurang efisien.
3. Kuota Gratis Transfer Habis Tanpa Pemberitahuan
Beberapa bank memberi kuota transfer antar bank gratis tanpa pemberitahuan saat kuota tersebut sudah habis. Setelah melebihi batas kuota, biaya admin akan langsung dikenakan kembali tanpa tanda khusus pada transaksi. Akibatnya, transfer yang sudah mulai dikenakan biaya tetap terlihat sama seperti sebelumnya.
Setiap bank punya aturan kuota yang berbeda. Ada yang mengaitkan kuota gratis dengan saldo minimum atau jenis rekening tertentu. Jika Anda tidak mencatat berapa kali transfer dilakukan, sulit untuk tahu transaksi mana yang menyebabkan biaya admin mulai dikenakan.
4. Nominal Transfer Kecil Membuat Biaya Terasa Sangat Besar
Biaya admin pada transfer antar bank adalah biaya tetap setiap transaksi. Jadi, semakin kecil nominal transfer, biaya admin jadi semakin terasa besar proporsinya. Contohnya, biaya Rp2.500 untuk transfer Rp20.000 berarti biaya mencapai 12,5% dari jumlah yang dikirim.
Selain itu, membagi satu nominal besar menjadi beberapa transaksi kecil justru membuat biaya admin berkali lipat. Misalnya, mengirim Rp300.000 lewat enam kali transfer sebesar Rp50.000 membayar biaya admin total Rp15.000, sedangkan jika dikirim sekaligus hanya dikenai Rp2.500.
5. Frekuensi Transfer Harian Menumpuk jadi Angka Bulanan
Sering membagi tagihan, membayar penjual, atau mengirim uang ke keluarga dalam jumlah kecil membuat jumlah transfer antar bank dalam sebulan menjadi sangat banyak. Padahal setiap transaksi terkena biaya admin yang sama, tanpa terkecuali.
Jika Anda melakukan 20 kali transfer dalam sebulan dengan biaya Rp2.500 per transaksi, total biaya mencapai Rp50.000 tiap bulan atau sekitar Rp600.000 per tahun. Nominal ini jarang terlihat sebagai item biaya satu kali, sehingga sering tidak disadari sebagai pengeluaran rutin.
Gratis Transfer di Aplikasi GoPay Menghapus Biaya Admin dari Perhitungan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353437/original/075762200_1789964368-Picture1.jpg)
Perbesar
Aplikasi GoPay memberikan kuota gratis 100 transfer per bulan ke rekening bank manapun, termasuk BCA, BNI, BRI, Jago, Mandiri, Permata, dan bank lain yang berpartisipasi. Transfer antar pengguna GoPay maupun ke rekening bank sama-sama sampai dalam hitungan detik tanpa dikenakan biaya admin.
Selama kuota ini belum habis, maka jumlah nominal yang dikirim dan jumlah yang terpotong dari saldo Anda sama. Hal ini menghilangkan perbedaan potongan yang dijelaskan sebelumnya. Kuota 100 transfer per bulan jauh lebih besar dibanding rata-rata sekitar 20 transaksi bulanan pada contoh di atas, sehingga biaya admin bisa dihilangkan sepenuhnya untuk penggunaan biasa yang lebih sering.
Saldo yang berkurang saat transfer antar bank sebenarnya merupakan akumulasi dari biaya admin tetap, pemilihan jalur pengiriman, dan frekuensi transaksi. Mengetahui jumlah transfer per bulan dan biaya masing-masing membuat pengeluaran ini terlihat dan bisa diatur. Memindahkan transfer rutin ke layanan yang bebas biaya admin seperti GoPay juga dapat menghilangkan penyebab utama pengurangan saldo ini.
Setelah menyadari bahwa biaya admin transfer antar bank adalah beban bulanan yang terus muncul, pertanyaan selanjutnya adalah memilih aplikasi yang bisa menghapus biaya tersebut. Aplikasi GoPay memberikan kemudahan dengan kuota 100 transfer gratis per bulan ke semua bank, dengan dana sampai secara instan tanpa potongan biaya admin.
Informasi lengkap mengenai fitur transfer serta bank yang tercakup dapat Anda temukan di laman resmi GoPay. Aplikasi GoPay juga tersedia untuk diunduh di App Store dan Google Play.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4463448/original/027796500_1686608129-20230607_073052.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9354068/original/023885400_1789997908-email-attachment_2026_09_21_ariefhakim-at-klyid_esdm-buka-suara-rkab-byan-terbit-usai-dicaplok-haji-isam_1000449754.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9354020/original/093658900_1789991828-email-attachment_2026_09_21_ariefhakim-at-klyid_amran-sulaiman-tak-ada-ruang-bagi-mafia-beras_1000449655.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296725/original/069594600_1784022190-IMG_6016.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353608/original/003574900_1789971612-email-attachment_2026_09_21_ariefhakim-at-klyid_penjelasan-bahlil-soal-rencana-prabowo-subianto-mau-bikin-bensin-dari-batu-bara_1000449264.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4327686/original/075002200_1676621490-WhatsApp_Image_2023-02-17_at_14.33.32.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353741/original/090226000_1789976911-Bulgaria-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353736/original/022413700_1789976434-WhatsApp_Image_2026-09-21_at_13.50.11.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520902/original/004648400_1772664808-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495819/original/025064200_1770436877-Produk_MinyaKita.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353263/original/075705700_1789957330-IMG_7182.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353342/original/073453900_1789961127-IMG_7201.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9353343/original/079554200_1789961127-IMG_7203.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1774102/original/057530600_1510985267-KOPAI_MAHAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2090879/original/017808200_1523881217-5500ac4a3f353.image.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4875214/original/065543800_1719381472-Miliarder_Vecstock.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352860/original/068821400_1789876398-Foto_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352822/original/075395700_1789873969-Foto_1__6_.jpeg)





























