Liputan6.com, Jakarta - Manchester United adalah salah satu kekuatan besar di panggung sepak bola dunia dalam beberapa dekade terakhir.
Meski performanya merosot sejak tak ditukangi lagi oleh manajer legendaris Sir Alex Ferguson, MU boleh dikata merupakan tim yang punya jajaran skuad terbaik di masa lampau.
Dilansir dari Football Transfers, Ferguson memang terkenal punya tangan dingin dalam urusan menyusun tim, sehingga sanggup mengisiasi transfer cerdik sepanjang 26 tahun kariernya di Old Trafford.
Nama-nama seperti Roy Keane, Wayne Rooney, Rio Ferdinand, hingga Cristiano Ronaldo merupakan deretan anak asuh andalan Sir Alex Ferguson yang membantu Setan Merah mencatatkan berbagai kesuksesan di era kejayaannya.
Sayangnya dalam beberapa tahun terakhir, MU sering kali kurang mahir melakukan manuver di bursa. Tak jarang mereka nekat mengeluarkan dana jor-joran hanya untuk membeli penggawa yang ujung-ujungnya gagal bersinar di Theatre of Dreams.
Berikut ini Liputan6.com telah merangkum lima transfer terburuk yang pernah dilakukan Manchester United, sebagaimana dilansir dari Football Transfers.
Berita Video, Antony akan memulai petualangan baru di Liga Spanyol setelah MU meminjamkannya ke Real Betis
1. Paul Pogba (Juventus, 2016)
Paul Pogba semula terafiliasi dengan Manchester United, sebelum pergi dengan status bebas transfer pada 2012. Dia lantas bergabung dengan raksasa Serie A Juventus dan menjelma jadi salah satu gelandang terbaik dunia di sana.
Kiprahnya yang gemilang dengan Si Nyonya Tua membuat Setan Merah tertarik memulangkan dia ke Old Trafford pada 2016, ketika sang pemain menginjak usia 23 tahun. MU bahkan rela memecahkan rekor transfer dunia kala itu dengan menggelontorkan dana sekitar 89 juta poundsterling.
Sayangnya, pembelian Pogba cuma jadi semacam investasi bodong buat Manchester United. Sang pemain tampil mengecewakan sepanjang enam tahun memperkuat klub Liga Inggris.
Meski dalam beberapa kesempatan Pogba sanggup menunjukkan kualitas, permainannya secara umum tidak konsisten. Belum lagi, dia mulai rentan cedera di akhir kesbersamaannya dengan MU, sehingga memutuskan pindah lagi ke Juventus sebagai agen bebas pada 2022.
2. Jadon Sancho (Borussia Dortmund, 2021)
Manchester United cukup santer dikabarkan tertarik pada Jadon Sancho beberapa tahun silam. Setelah mengejar pemain Inggris cukup lama, mereka akhirnya berhasil merekrut dia ke Old Trafford pada 2021.
Tak tanggung-tanggung, MU rela menghabiskan dana 73 juta poundsterling demi memastikan Sancho mendaratkan kaki di Old Trafford. Sang penggawa ketika itu memang dikenal sebagai salah satu talenta muda paling cemerlang dalam kancah sepak bola Eropa.
Sayangnya, karier Jadon Sancho bersama Setan Merah tak berjalan sesuai harapan. Football Transfers mencatat dia cuma mampu menyumbangkan 12 gol dalam 82 penampilan untuk MU dan sering jadi penghangat bangku cadangan.
Kiprahnya di luar lapangan juga tidak bagus, sebab dia sempat berselisih dengan manajer sebelumnya Erik ten Hag, sehinga diparkir berbulan-bulan dari skuad. Sancho akhirnya dipinjamkan kembali ke Dortmund pada Januari 2024. Dia kemudian berlabuh di Chelsea musim panas lalu lewat kesepakatan pinjaman disertai kewajiban membeli pada akhir musim.
3. Antony (Ajax, 2022)
Antony bergabung dengan Manchester United pada musim panas 2022. Dia merupakan pemain yang diidam-idamkan Erik ten Hag sejak ditunjuk jadi manajer MU, mengingat keduanya pernah memiliki kerja sama apik saat di Ajax.
Setan Merah bahkan mengambil risiko besar dengan membayar 85 juta poundsterling sebagai mahar menunaikan ambisi juru taktik Belanda. Namun, alih-alih jadi amunisi andalan, perekrutan Antony malah nampak seperti bencana buat MU.
Pesepak bola asal Brasil gagal menemukan performa terbaiknya di Old Trafford dan terlihat kurang cocok bermain di Liga Inggris. Dia lantas pindah ke Real Betis dengan status pinjaman pada Januari 2025, dan berhasil mendongkrak kembali performanya di Spanyol.
4. Harry Maguire (Leicester City, 2019)
Manchester United menjadikan Harry Maguire sebagai bek termahal dalam sejarah sepak bola ketika merekrut dia dari Leicester City pada musim panas 2019 dengan mahar 80 juta poundsterling.
Banderolnya kala itu bahkan menyalip Virgil van Dijk yang sempat memegang rekor sebagai bek paling mahal. Malang, kiprahnya bersama MU tak semulus Van Dijk dengan Liverpool.
Maguire cuma tampil bagus dalam sekitar dua musim pertamanya bersama Setan Merah. Sementara itu di periode-periode berikutnya, sang pemain langganan membuat blunder, sehingga dilucuti dari jabatannya sebagai kapten oleh manajer Erik ten Hag.
5. Juan Sebastian Veron (Lazio, 2001)
Tak hanya di era sekarang, langkah transfer bapuk Manchester United juga pernah terjadi sebelum pensiunnya Sir Alex Ferguson. Juan Sebastian Veron salah satunya.
Melansir Football Transfers, dia didatangkan dari Lazio seharga lebih dari 28 juta poundsterling pada musim panas 2001. ketika itu, Ferguson memang ingin menambah opsi lain bagi Paul Scholes dan Keane.
Sayangnya, pesepak bola asal Argentina nampak tidak cocok dengan kecepatan dan fisik ala permainan Ingris. Veron cuma bisa mencetak 7 gol dalam 57 pertandingan Premier League, sebelum bergabung dengan Chelsea dua tahun kemudian.