AS Roma Kembali ke Liga Champions Usai Singkirkan AC Milan dan Juventus

6 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - AS Roma akhirnya kembali ke panggung terbesar sepak bola Eropa. Setelah tujuh tahun menunggu, Il Lupi memastikan tiket Liga Champions 2026/2027 lewat penampilan impresif pada akhir musim Serie A.

Kepastian itu didapat Roma setelah menang 2-0 atas Hellas Verona pada pekan terakhir Serie A 2025/2026. Kemenangan di Stadio Bentegodi memastikan pasukan Gian Piero Gasperini finis di posisi ketiga klasemen akhir dengan 73 poin.

Roma sukses menutup musim dengan performa yang sangat konsisten di fase akhir kompetisi. Mereka bahkan mampu menyingkirkan klub-klub besar seperti AC Milan dan Juventus dari persaingan empat besar.

Selain Roma, Serie A juga akan diwakili oleh Inter Milan, Napoli, dan Como di Liga Champions musim depan. Kehadiran Como menjadi kejutan besar, sedangkan Roma kembali menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan utama Italia.

Roma Menang di Momen Penentuan

Roma datang ke markas Hellas Verona dengan tekanan besar karena wajib menang demi mengamankan tiket Liga Champions. Il Lupi sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan yang sudah dipastikan degradasi beberapa pekan sebelumnya.

Gol pembuka Roma lahir lewat situasi dramatis. Penalti Donyell Malen memang sempat ditepis, tetapi Paulo Dybala bereaksi cepat untuk menyambar bola rebound dan membawa Roma unggul.

Roma akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Stephan El Shaarawy pada menit-menit akhir pertandingan. Gol itu terasa emosional karena menjadi laga terakhir El Shaarawy bersama klub ibu kota Italia tersebut.

“Itu adalah malam yang luar biasa, malam yang sulit, karena Verona telah berjuang keras akhir-akhir ini melawan semua orang, dan secara paradoks kami lebih kesulitan ketika mereka bermain dengan 10 pemain,” kata Gasperini kepada DAZN Italia.

Gasperini Bangga, Roma Akhirnya Kembali ke Eropa

Keberhasilan Roma lolos ke Liga Champions menjadi pencapaian besar bagi Gian Piero Gasperini. Pelatih asal Italia itu mampu membawa Roma kembali ke kompetisi elite Eropa setelah tujuh musim absen.

Gasperini menyebut kedatangan Donyell Malen pada Januari menjadi salah satu faktor penting dalam perubahan performa Roma. Kehadiran pemain asal Belanda tersebut memberi dimensi baru bagi lini serang Giallorossi.

“Kami berbicara di antara kami sendiri dan mengatakan bahwa untuk masuk ke Liga Champions, kami membutuhkan enam atau tujuh kemenangan beruntun. Kami belum pernah berhasil melakukannya selama musim ini, tetapi kami menyimpannya untuk momen yang tepat.”

Roma juga mendapat sorotan karena berhasil lolos bersama Como, klub kejutan Serie A musim ini.

“Saya juga sangat senang untuk Como, karena mereka telah memainkan sepak bola yang luar biasa musim ini, mereka memberi contoh dan selalu menyenangkan untuk ditonton," kata Gasperini.

Sumber: Football Italia

Viktor Axelsen Kritik Perubahan Sistem Poin 3x15 BWF, Ungkap 3 Kerugian untuk Bulu Tangkis

Read Entire Article
Bisnis | Football |