Belanda vs Jepang: Van Dijk Bikin Gol, namun Tetap Dapat Kritik Pedas

4 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Rafael van der Vaart melontarkan kritik tajam kepada Virgil van Dijk setelah Belanda bermain imbang 2-2 melawan Jepang pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026. Mantan gelandang Oranje itu mengaku terkejut dengan penampilan sang kapten di lini belakang.

Belanda sempat berada di jalur kemenangan dalam pertandingan yang berlangsung di AT&T Stadium, Dallas pada Senin (15/6/2026) dini hari WIB. Namun Jepang dua kali mampu menyamakan kedudukan dan mengamankan satu poin berharga.

Van Dijk sebenarnya turut menyumbang gol pembuka Belanda lewat sundulan pada awal babak kedua. Bek Liverpool tersebut menyambut umpan Ryan Gravenberch untuk membawa Oranje unggul.

Keito Nakamura sempat menyamakan skor untuk Jepang sebelum Crysencio Summerville kembali membawa Belanda memimpin. Akan tetapi, Daichi Kamada mencetak gol penyeimbang pada menit-menit akhir pertandingan.

Van der Vaart Terkejut dengan Penampilan Van Dijk

Hasil imbang tersebut membuat Van der Vaart menyoroti performa Van Dijk sepanjang pertandingan. Menurutnya, bek berusia 34 tahun itu beberapa kali terlihat kesulitan ketika harus berbalik arah untuk mengawal pergerakan lawan.

Mantan pemain Real Madrid dan Tottenham Hotspur itu mengaku tidak menyangka melihat kesulitan yang dialami Van Dijk. Ia berharap kapten Belanda tersebut dapat menunjukkan peningkatan dalam pertandingan berikutnya.

"Sejujurnya saya cukup terkejut dengan Van Dijk. Saat melihatnya bermain, saya merasa itu tidak terlihat bagus, terutama ketika harus berbalik arah," ujar Van der Vaart kepada NOS.

"Itu tampak sangat sulit baginya, sedikit seperti Boeing 747 yang sedang berbelok. Saya berharap dia bisa berputar lebih cepat selama turnamen ini," tambah Van der Vaart.

Van Dijk Akui Belanda Masih Bisa Tampil Lebih Baik

Meski mendapat kritik, Van Dijk tetap menjadi salah satu pemain yang berkontribusi bagi Belanda lewat gol pembuka yang dicetaknya. Namun, sang kapten mengakui timnya belum menampilkan performa terbaik saat menghadapi Jepang.

Menurut Van Dijk, Jepang tampil sangat disiplin dan mampu menjaga organisasi permainan dengan baik. Kondisi itu membuat Belanda kesulitan menciptakan ruang dan memaksimalkan peluang yang dimiliki.

"Kami bermain melawan Jepang yang bermain sangat rapat dan kompak. Itu membuat pertandingan menjadi sulit bagi kami," kata Van Dijk.

"Pada akhirnya kami memulai turnamen dengan hasil imbang. Kami tentu masih bisa bermain lebih baik dan sekarang fokus ke pertandingan berikutnya," tegas Van Dijk.

Sumber: Metro

Persaingan Sengit di Piala Dunia 2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Jerman vs Curacao: Manuel Neuer Puas Dengan Pesta Gol Tim Panser

Read Entire Article
Bisnis | Football |