Bojan Hodak Ungkap Faktor Penting yang Cuma Dimiliki Persib, Borneo FC Tak Punya

1 day ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak mengungkapkan keberhasilan timnya menjadi juara untuk kali ketiga dipengaruhi oleh satu faktor penting. Aspek itu disebut membantu dan mengantarkan Pangeran Biru memenangkan BRI Super League 2025/2026.

Persib Bandung resmi keluar sebagai juara BRI Super League 2025/2026. Pangeran Biru berhasil menjadi yang terbaik pada musim ini setelah bermain imbang 0-0 saat menjamj Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Sabtu (23/5) sore.

Hasil imbang itu sudah cukup membuat Persib menutup musim di puncak BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 79 poin. Perolehan angka Pangeran Biru sebenarnya disamakan oleh Borneo FC Samarinda yang menempel ketat di posisi kedua.

Tapi, Persib berhak menjadi juara karena unggul head to head dari Borneo FC. Dari dua bentrokan musim ini, Pangeran Biru tidak terkalahkan karena sekali menang dan sekali imbang.

Keberhasilan ini sekaligus menempatkan Persib dalam sejarah besar. Pangeran Biru jadi tim pertama yang sukses menjadi juara Liga Indonesia dalam tiga musim beruntun alias hattrick.

Persib Dapat Banyak Keberuntungan

Bojan Hodak sebagai pelatih Persib, mengatakan ada satu faktor penting yang mengiringi kesuksesan timnya. Yakni keberuntungan.

"Ini banyak keberuntungan. Banyak sekali. Tiga tahun berturut-turut, dan tahun ini jauh lebih sulit daripada tahun lalu karena kami mengganti 25 pemain," kata Hodak usai pertandingan melawan Persijap.

"Dua tahun sebelumnya kami pada dasarnya memiliki tim yang sama, hanya mendatangkan satu atau dua pemain. Jadi tahun ini jauh lebih sulit tetapi entah bagaimana kami berhasil. Jadi mungkin keberuntungan, banyak sekali keberuntungan," tambahnya.

Borneo FC Tak Beruntung

Pelatih asal Kroasia itu memberikan contoh lain mengenai keberuntungan sangat besar dalam penentuan gelar juara. Yakni Borneo FC Samarinda, yang harus gagal menjadi juara.

Padahal, Borneo FC sebenarnya punya perolehan poin sama seperti Persib tapi gagal juata. Hodak menyebut Pesut Etam.tak punya keberuntungan.

"Tidak beruntung, mereka tidak beruntung. Tim yang bagus tetapi tidak beruntung. Lihat, tahun ini jauh lebih sulit karena tim-tim memiliki tujuh pemain asing. Di setiap tim Anda memiliki lima, enam pemain lokal yang bagus sehingga sangat sulit untuk menang. Saya pikir kualitas liga meningkat dibandingkan musim-musim sebelumnya, jadi jauh lebih sulit," jelasnya.

Kualitas Liga Meningkat

Selain itu, Hodak menerangkan betapa sulitnya liga musim ini terlihat jelas dari perolehan poin. Pada musim lalu, Pangeran Biru juara cukup dengan 69 poin saja. Nah sekarang, mereka butuh sepuluh angka lebih banyak untuk menjadi kampiun.

"Tahun lalu dengan poin yang kami raih, kami hanya akan berada di peringkat keempat atau kelima tahun ini. Jadi, Anda bisa melihat bahwa tiga tim benar-benar lebih siap daripada yang lain, mungkin melakukan pengamatan yang lebih baik daripada yang lain," ucap Hodak.

"Dan pada akhirnya jauh lebih sulit daripada sebelumnya. Saya rasa tidak pernah terjadi tim dengan 79 poin tidak menang. Kita lihat saja, tahun depan kita lihat," jelasnya menambahkan.

Butuh 5 Jam Tembus Lautan Bobotoh, Persib Akhirnya Tiba di JPO Asia-Afrika

Read Entire Article
Bisnis | Football |