Buah Manis Pengorbanan Victor Wembanyama Berguru di Kuil Shaolin

2 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Victor Wembanyama tampil perkasa di NBA 2025/2026. Pemuda Prancis itu memimpin San Antonio Spurs ke final Wilayah Barat NBA menantang juara bertahan Oklahoma City Thunder. Wembanyama cs masih punya peluang ke NBA Finals 2026 karena hingga game keempat imbang 2-2 dengan Thunder.

Keberhasilan Spurs musim ini tak lepas dari peran Wembanyama. Di musim reguler NBA 2025/2026, Wemby mencatatkan rata-rata double-double dengan 25 poin dan 11.5 rebound. Statistik Wembanyama meningkat dibanding musim sebelumnya dengan 24.3 poin dan 11 rebound.

Untuk pertama kali pula Wembanyama merasakan masuk playoff NBA. Debutnya begitu baik. Wemby memimpin Spurs melewati Portland Trail Blazers dan Minnesota Timberwolves.

Spurs sukses merepotkan Thunder di final Wilayah Barat. Mereka menghadiahi Thunder dua kekalahan setelah sebelumnya selalu menyapu bersih lawan. Statistik Wemby di postseason musim ini adalah 23.1 poin, 11.4 rebound, 2.9 assists, dan 3.8 blok.

Kinerja apik Wembanyama tidak lepas dari pengorbanan besar yang dilakukannya saat libur musim panas tahun 2025.

Alih-alih liburan ke tempat yang menyenangkan, pemuda 22 tahun itu malah menepi di Kuil Shaolin. Pria berjuluk Alien itu menghabiskan dua Minggu di Kuil Shaolin yang berada di provinsi Henan, China. Langkah ini diambil Wemby setelah mengalami cobaan berat dimana dirinya diagnosis pembekuan darah yang menakutkan.

Berada di Kuil Shaolin yang sudah berumur 1.500 tahun, Wembanyama harus menjalani kehidupan layaknya seorang Biksu Buddha. Dia wajib meditasi, rambut dicukur plontos hingga makan makanan vegetarian. Wemby juga harus menjauh dari dunia luar, tak ada postingan di media sosial selama berguru di Kuil Shaolin.

Pada awal Mei 2026, Wembanyama blak-blakan kepada jurnalis ESPN Malika Andrews bila pengalaman dua minggu di Kuil Shaolin serta latihan bersama Hakeem Olajuwon telah banyak membantu dirinya berubah lebih baik secara pribadi maupun permainan. “Saya butuh waktu untuk menemukan diri saya kembali," kata Wembanyama.

Pencarian Wembanyama dan Tim Berakhir di Kuil Shaolin

Usai masa sulit akibat pembekuan darah, Wembanyama dan agennya Bouna Ndiaye pun mencari tempat yang tepat untuk memulihkan pikiran dan fisik. Ndiaye sempat melakukan pencarian guru martial arts dari China, India sampai Jepang hingga akhirnya diputuskan Kuil Shaolin sebagai tempat yang tepat.

Ndiaye menghubungi Kuil Shaolin pada April 2025. Wembanyama selanjutnya dirancang melakukan tur ke China di musim panas 2025 menemui fans sebelum pergi ke Kuil Shaolin. Awalnya Wembanyama tidak langsung memutuskan akan menghabiskan waktu lumayan lama disana. Sempat ada keraguan. Usai melihat demonstrasi kung fu di kuil tersebut, Wembanyama langsung yakin mau menghabiskan dua minggu bersama para biksu Shaolin. "Tiga puluh detik kemudian, kami yakin. Semua keraguan yang mungkin kami miliki sebelumnya, hilang begitu saja," terang Wembanyama. Wembanyama setuju mengikuti pola makan vegetarian ketat yang sama seperti para biksu selama berada di sana, sesuai dengan prinsip-prinsip Buddha. Wembanyama harus bermeditasi setiap harinya. Wemby malah menikmati waktu di Kuil Shaolin. “Itu adalah latihan serius dan penyelaman total ke dalam budaya dan tradisi,” katanya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |