Desa Tugu Selatan Bangun Ekonomi Lokal lewat Kampung Koboi dalam Program Desa BRILiaN

9 hours ago 7

Liputan6.com, Bogor - Desa Tugu Selatan di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor menunjukkan bagaimana potensi lokal dapat dioptimalkan untuk mendorong transformasi ekonomi desa.

Berbatasan dengan Kabupaten Cianjur dan dikelilingi panorama alam pegunungan yang hijau, desa ini berhasil memanfaatkan kekuatan alam, tradisi, dan inovasi untuk membangun ekosistem ekonomi yang produktif sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.

Bagi warga Tugu Selatan, alam menjadi fondasi utama kehidupan. Aktivitas ekonomi berkembang di berbagai sektor seperti pertanian, peternakan, hingga pariwisata berbasis kearifan lokal yang dikelola secara berkelanjutan.

Kepala Desa Tugu Selatan M. Eko Windiana menjelaskan bahwa percepatan transformasi desa mulai terlihat sejak desa tersebut masuk dalam nominasi Desa BRILiaN dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Kepala Desa Tugu Selatan M. Eko Windiana menjelaskan bahwa percepatan transformasi desa mulai terlihat sejak desa tersebut masuk dalam nominasi Desa BRILiaN dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

"Kampung Koboi itu bermula dari di desa kami ada sebuah kampung yang dari dulu sejak saya lahir namanya sudah Kampung Teksas. Dan kebetulan hampir mayoritas masyarakat di Kampung Teksas ini semua bekerjanya sebagai penunggang kuda," jelas Eko.

Wisata Kampung Koboi dari Identitas Lokal

Pengembangan Kampung Koboi menjadi salah satu wujud nyata transformasi desa tersebut. Destinasi wisata ini berangkat dari identitas Kampung Teksas yang sejak lama dikenal sebagai kawasan para penunggang kuda.

Identitas tersebut kemudian dikemas menjadi atraksi wisata edukatif yang menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Selain menjadi daya tarik wisata, Kampung Koboi juga menciptakan ruang pembelajaran dan lapangan kerja bagi warga setempat.

Pengembangan ekonomi desa juga dijalankan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan berbagai unit usaha, seperti layanan internet desa, Café Landing Para Layang yang menjadi tempat berkembangnya UMKM lokal, hingga pengelolaan Kampung Koboi.

BUMDes juga menyediakan layanan keuangan melalui BRILink Agen yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai transaksi perbankan.

Dukungan Pembiayaan dan Penguatan Ekosistem Usaha

Kehadiran Kampung Koboi memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama para penunggang kuda yang kini memperoleh peluang pendapatan tambahan dari meningkatnya kunjungan wisata.

Dukungan dari BRI melalui pembiayaan serta penguatan infrastruktur juga mendorong perkembangan usaha masyarakat. Beberapa pelaku usaha telah memanfaatkan fasilitas pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Selain sektor pariwisata, klaster peternakan sapi perah di desa ini juga menunjukkan perkembangan signifikan. Produksi susu mencapai sekitar 2.000 liter per hari, yang menandakan meningkatnya kapasitas usaha masyarakat.

Sektor pertanian yang tergabung dalam Gapoktan juga diperkuat melalui dukungan alat pertanian serta pendampingan guna meningkatkan hasil produksi dan memperluas lahan usaha.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan Program Desa BRILiaN menjadi bagian dari strategi BRI dalam memperkuat ekonomi desa sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan baru di tingkat lokal.

"Program Desa BRILiaN kami arahkan untuk membangun desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berbasis pada kekuatan lokal, termasuk di Desa Tugu Selatan. BRI tidak hanya menghadirkan pembiayaan, tetapi juga mendorong penguatan kelembagaan, digitalisasi, dan pengembangan ekosistem usaha agar desa mampu naik kelas secara berkelanjutan. Pendampingan dan pemberdayaan terus kami lakukan untuk memastikan terciptanya nilai tambah ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa," pungkas Akhmad.

Read Entire Article
Bisnis | Football |