Dusan Vlahovic Didesak Potong Gaji di Juventus: Dia Berutang kepada Klub

2 weeks ago 24

Liputan6.com, Jakarta - Juventus menghadapi situasi rumit dalam proses negosiasi kontrak baru Dusan Vlahovic. Penyerang asal Serbia itu kini menjadi pemain dengan gaji tertinggi di Serie A dan belum menemukan titik temu dengan manajemen klub.

Juventus ingin menyesuaikan struktur pengeluaran mereka setelah menerapkan batas gaji baru. Kebijakan tersebut membuat klub berupaya menurunkan pendapatan tahunan Vlahovic yang saat ini mencapai 12 juta euro per musim (sekitar Rp249,8 miliar).

Perbedaan tuntutan antara kedua pihak masih cukup lebar hingga memunculkan spekulasi bahwa Vlahovic bisa meninggalkan Juventus secara gratis saat kontraknya berakhir. Kondisi itu memantik komentar dari legenda klub, Marco Tardelli.

Tardelli Nilai Vlahovic Masih Penting untuk Juventus

Mantan gelandang Juventus tersebut menilai Vlahovic tetap menjadi sosok penting dalam proyek tim. Menurutnya, kualitas yang dimiliki sang striker belum tergantikan oleh pemain lain yang ada di skuad saat ini.

“Bagi saya, tim harus dibangun di sekitar Vlahovic. Jika dia fit secara fisik, dia adalah pemain yang siap pakai, andal, dan bisa diandalkan. Dia mencetak gol dan selalu melakukannya,” ujar Tardelli kepada Tuttosport.

Tardelli juga melihat performa Vlahovic membaik menjelang akhir musim. Kepercayaan yang diberikan pelatih sejak awal dinilai membantu sang pemain menemukan kembali kondisi terbaiknya.

“Kepergiannya akan merugikan karena saya tidak berpikir ada pemain dalam skuad yang memiliki kualitas teknis untuk menggantikannya,” lanjut pria yang menjadi bagian dari tim juara dunia Italia 1982 itu.

Juventus Minta Pengorbanan dari Sang Striker

Meski mengakui kemampuan Vlahovic, Tardelli menilai pemain berusia 26 tahun tersebut juga perlu melakukan refleksi atas performanya dalam beberapa musim terakhir. Ia merasa kontribusi sang penyerang belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi sejak direkrut dengan biaya besar.

Saat ini, Juventus dikabarkan ingin memangkas gaji Vlahovic hingga mendekati batas baru klub yang berada di angka 7 juta euro per musim. Sementara itu, pihak pemain masih menginginkan nominal lebih tinggi, yakni sekitar 8 juta euro (sekitar Rp166,6 miliar) per tahun ditambah bonus dan komisi tertentu.

“Vlahovic juga harus jujur kepada dirinya sendiri dan mengakui bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dia jauh dari kata fenomenal,” kata Tardelli.

“Dia berutang sesuatu kepada Juventus dan akan lebih baik jika memberikan balasan dengan menerima syarat klub terkait penyesuaian gajinya. Jika kepercayaan Spalletti tidak cukup baginya, maka jelas Juventus harus melepasnya,” tutup Tardelli.

Bagi Juventus, keputusan terkait masa depan Vlahovic berpotensi menjadi salah satu agenda terbesar pada bursa transfer musim panas. Hasil negosiasi dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan apakah kedua pihak dapat melanjutkan kerja sama atau memilih berpisah.

Sumber: juvefc

Denzel Dumfries ke Real Madrid Tinggal Selangkah Lagi, Ada Satu Penentu Utama

Read Entire Article
Bisnis | Football |