Fabio Calonego Kecewa Berat, Merasa Persija Lebih Baik dari Persib tapi Tetap Kalah

2 weeks ago 22

Liputan6.com, Jakarta - Persija Jakarta harus pulang tanpa poin setelah kalah 1-2 dari Persib Bandung pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026. Duel klasik yang berlangsung di Stadion Segiri, Minggu (10/5), menyisakan kekecewaan besar bagi kubu Macan Kemayoran.

Persija sebenarnya sempat tampil meyakinkan pada awal pertandingan. Tim asuhan Mauricio Souza bahkan mampu membuka keunggulan lebih dulu melalui sontekan Alaaeddine Ajaraie pada menit ke-20.

Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga turun minum. Persib berhasil membalikkan keadaan lewat dua gol Adam Alis yang memanfaatkan celah di lini pertahanan Persija.

Gelandang Persija, Fabio Calonego, menilai timnya tidak pantas kalah jika melihat jalannya pertandingan. Akan tetapi, buruknya efektivitas di depan gawang kembali menjadi masalah besar bagi Macan Kemayoran.

Fabio Calonego Sebut Persija Tampil Lebih Dominan

Selepas tertinggal, Persija langsung meningkatkan agresivitas permainan pada babak kedua. Tekanan terus dilancarkan ke lini belakang Persib demi mencari gol penyeimbang.

Persija tercatat melepaskan total 19 tembakan sepanjang pertandingan. Namun, hanya sebagian kecil peluang yang benar-benar mengarah tepat sasaran dan gagal dikonversi menjadi gol tambahan.

Fabio Calonego merasa Persija sebenarnya mampu mengontrol jalannya pertandingan lebih baik dibanding lawannya. Pendapat itu juga sejalan dengan pandangan Mauricio Souza yang menilai timnya tampil dominan.

“Dari dalam lapangan saya memiliki pandangan yang sama (dengan pelatih), bahwa kami bermain lebih baik. Namun, itulah sepak bola. Dalam sepak bola, tim yang lebih baik tidak selalu menang,” ujar Fabio Calonego.

Persija Diminta Bangkit dan Fokus ke Sisa Musim

Fabio Calonego mengakui efektivitas lini depan masih menjadi pekerjaan rumah terbesar Persija. Banyaknya peluang yang gagal dikonversi menjadi gol membuat timnya kesulitan membalikkan keadaan.

Dari 19 percobaan tembakan yang dilepaskan, Persija hanya mampu mencetak satu gol. Statistik itu menunjukkan bahwa penyelesaian akhir menjadi pembeda utama dalam pertandingan melawan Persib.

“Sekali lagi kami menciptakan banyak peluang, namun kami tidak efektif dalam mencetak gol dan hal itulah yang akhirnya berujung pada kekalahan. Tidak banyak yang bisa dikatakan. Sekarang saatnya tetap mengangkat kepala, bekerja keras, dan melanjutkan perjuangan di kompetisi ini,” tuturnya.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Fabio meminta seluruh pemain Persija untuk tetap menjaga mentalitas. Ia tidak ingin kekalahan dari Persib membuat tim kehilangan fokus di sisa musim.

Sumber: I.League

Fabrizio Romano Bawa Kabar Baik untuk Manchester United, Pemain Incaran Sudah Setuju Gabung

Read Entire Article
Bisnis | Football |