Harga Emas Antam Longsor Parah Hari Ini, Cek Rinciannya!

8 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas Antam kembali terjun bebas setelah mengalami lonjakan tinggi dan mencatatkan rekor termahalnya di awal pekan ini. Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau harga emas Antam anjlok Rp 38.000 per gram pada perdagangan hari ini.

Dikutip dari laman Logam Mulia, Sabtu (5/4/2025), harga emas Antam turun Rp 38.000 menjadi Rp 1.781.000 per gram. Kemarin, harga emas Antam di level Rp 1.819.000 per gram.

Hal yang sama juga terjadi dengan harga emas Antam buyback. Harga emas Antam buyback tergelincir Rp 38.000 menjadi Rp 1.633.000 per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas yang dimiliki, maka Antam akan membelinya di harga Rp 1.633.000 per gram.

Untuk diketahui, rekor tertinggi sepanjang sejarah harga emas Antam dicetak pada Kamis 3 April 2025 di posisi Rp 1.836.000 per gram. Sedangkan harga buyback juga cetak harga tertinggi di hgari yang sama di angka menjadi Rp 1.688.000 per gram.

Perubahan harga emas Antam dipengaruhi oleh sejumlah faktor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Pemahaman mengenai faktor-faktor ini sangat penting bagi mereka yang berencana untuk berinvestasi dalam emas Antam.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Anda dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Hingga pukul 08.28 WIB, kepingan emas Antam belum ada yang tersedia untuk lokasi di butik Logam Mulia Gedung Antam Jakarta.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut rincian harga emas Antam hari ini di butik emas Gedung Antam, melansir laman logammulia.com:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 940.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.871.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 3.506.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 5.239.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 8.709.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 17.340.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 43.187.500
  • Harga emas 50 gram: Rp 86.255.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 172.390.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 430.587.500
  • Harga emas 500 gram: Rp 860.875.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 1.712.600.000.

Harga Emas Anjlok 3%, Siap-siap Borong Sebelum Naik Lagi

Harga emas dunia anjlok lebih dari 3% pada perdagangan hari Jumat, menghapus keuntungan yang sudah dicetak sejak awal minggu. Penurunan harga emas dunia ini karena investor menjual emas batangan untuk menutupi kerugian mereka dari kemerosotan pasar yang lebih luas karena perang dagang yang semakin memanas memicu kekhawatiran akan resesi global.

Mengutip CNBC, Sabtu (5/4/2025) harga emas di pasar spot turun 2,9% menjadi USD 3.024,2 per ons, setelah mencapai level terendah pada awal sesi perdagangan di USD 3.015,29.

Harga emas mencapai rekor tertinggi di USD 3.167,57 per ons pada perdagangan hari Kamis. Jika diakumulasi sepekan ini, harga emas turun 1,9%.

Sedangkan harga emas berjangka AS ditutup 2,8% lebih rendah pada USD 3.035,40 per ons.

Di sisi teknikal, harga emas spot berhasil bertahan di atas rata-rata pergerakan 21 hari di USD 3.023 per ons.

"Kami cenderung melihat emas sebagai aset likuid yang digunakan untuk memenuhi margin call di tempat lain, jadi bukan hal yang aneh jika emas dijual setelah peristiwa berisiko mengingat peran yang dapat dimainkannya dalam portofolio," kata analis Standard Chartered Suki Cooper.

"Emas berperilaku sesuai dengan tren historis," tambah dia.

Bursa saham global turun untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing turun sekitar 5%, setelah Tiongkok mengumumkan tarif tambahan sebesar 34% untuk semua barang AS mulai 10 April, sebagai tanggapan atas tarif timbal balik yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump minggu ini.

Meskipun harga emas dunia mengalami tekanan yang cukup dalam pekan ini, emas masih naik sekitar 15,3% jika dihitung sepanjang tahun ini. Kenaikan harga emas didorong oleh pembelian bank sentral yang kuat dan daya tariknya secara keseluruhan sebagai lindung nilai yang aman terhadap ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.

"Meskipun bergejolak, emas masih menjadi tempat berlindung yang aman bagi banyak investor," kata analis senior City Index Matt Simpson.

Penurunan Bunga Fed

Sementara itu, ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell mengatakan bahwa kebijakan tarif baru Trump lebih besar dari yang diharapkan. Pucuk pimpinan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) ini mengatakan bahwa kebijakan tarif ini akan sangat berdampak ke ekonomi, seperti angka inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan yang lebih lambat.

Indeks dolar naik 0,7% terhadap para pesaingnya. Dolar yang lebih tinggi membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar AS lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

Para pedagang juga menilai data pekerjaan AS yang lebih baik dari yang diharapkan.

"Saya pikir (data penggajian nonpertanian) akan membantu upaya Federal Reserve untuk terus menunda penurunan suku bunga," kata kepala operasi Allegiance Gold Alex Ebkarian.

Emas cenderung berkembang pesat dalam lingkungan suku bunga rendah.

Read Entire Article
Bisnis | Football |