Harga Emas Antam Tergelincir Hari Ini 4 April 2025, Buruan Beli!

18 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta Harga emas Antam akhirnya terjun setelah dalam beberapa hari terus mencatatkan rekor termahalnya. Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di posisi Rp 1.836.000 per gram kemarin.

Dikutip dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini Jumat, (4/4/2025) anjlok Rp 17.000 menjadi Rp 1.819.000 per gram. Kemarin, harga emas Antam di level Rp 1.836.000 per gram.

Hal yang sama juga terjadi dengan harga emas Antam buyback. Harga emas Antam buyback tergelincir Rp 17.000 menjadi Rp 1.671.000 per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas yang dimiliki, maka Antam akan membelinya di harga Rp 1.671.000 per gram.

Perubahan harga emas Antam dipengaruhi oleh sejumlah faktor, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Pemahaman mengenai faktor-faktor ini sangat penting bagi mereka yang berencana untuk berinvestasi dalam emas Antam.

Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Anda dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen) jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Hingga pukul 08.17 WIB, kepingan emas Antam belum ada yang tersedia untuk lokasi di butik Logam Mulia Gedung Antam Jakarta.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut rincian harga emas Antam hari ini di butik emas Gedung Antam, melansir laman logammulia.com:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 959.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.819.000
  • Harga emas 2 gram: Rp 3.578.000
  • Harga emas 3 gram: Rp 5.342.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 8.870.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 17.685.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 44.087.500
  • Harga emas 50 gram: Rp 88.095.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 176.112.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 440.015.500
  • Harga emas 500 gram: Rp 879.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 1.759.600.000.

Harga Emas Tergelincir dari Rekor Tertinggi

Harga emas memangkas koreksi pada perdagangan Kamis, 3 April 2025 setelah jatuh lebih dari dua persen dari titik tertinggi sepanjang masa. Harga emas turun imbas aksi jual yang dipicu oleh tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Mengutip CNBC, Jumat (4/4/2025), harga emas di pasar spot turun 0,85 persen menjadi USD 3.106,99 setelah mencapai rekor tertinggi USD 3.167,57 pada awal sesi perdagangan. Harga emas berjangka AS ditutup merosot 1,4 persen ke posisi USD 3.121,70.

Pelaku pasar mengaitkan penurunan harga emas itu dengan sejumlah aksi ambil untung dan margin call di kelas aset lain yang kemungkinan mendorong investor menjual sebagian kepemilikan emas untuk menutupi koreksi.

"Ketika pasar melakukan aksi jual karena tekanan deleveraging, pasar mencari peluang pembelian saat penurunan,” ujar Vice President dan Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant.

Ia menambahkan, pelaku pasar menjual dengan posisi yang menguntungkan untuk menutupi margin itu. “Tetapi saya pikir dalam jangka panjang mereka akan terus mencari tempat berlindung yang aman dan emas tentu saja termasuk di antaranya,” ujar dia.

Di sisi lain, tarif Trump juga menyebabkan penurunan tajam di pasar keuangan karena kekhawatiran tarif itu dapat hambat pertumbuhan ekonomi. Namun, harga emas keseluruhan tampak utuh dengan aset safe haven itu telah melonjak lebih dari USD 500 sepanjang 2025.

Direktur High Ridge Futures, David Meger menuturkan, pergerakan emas sebagai penarikan kembali atau retracement dalam tren sideways ke tren lebih tinggi. Bank sentral diharapkan dapat membantu pertahankan reli emas tahun ini dengan pembelian yang ditujukan untuk lebih diversifikasi cadangan dari dolar AS karena risiko yang berasal dari kebijakan Trump.

Prediksi Harga Emas

Dalam catatan HSBC menyebutkan, meski momentum reli dapat mendorong harga lebih tinggi pada semester, campuran faktor pasar fisik dan keuangan dapat bebani emas pada akhir 2025. HSBC perkirakan rata-rata harga emas akan mencapai USD 3.105.

Sementara itu, harga perak terpangkas ke posisi USD 32,01, terendah sejak 4 Maret. Meski biasanya mengikuti emas, perak lebih rentan terhadap fluktuasi pasar yang lebih luas mengingat aplikasi industrinya. “Harga tertekan oleh kekhawatiran permintaan akibat aksi jual global,” ujar Chief Market Strategist Blue Line Futures, Phillip Streible.

Selain itu, harga platinum susut 3,2 persen menjadi USD 951,87 dan paladium merosot 4,2 persen menjadi USD 929,43.

Read Entire Article
Bisnis | Football |