Liputan6.com, Jakarta Pengamat Ekonomi dari Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P. Sasmita mengingatkan pemerintah harus berhati-hati dalam menghadapi pelemahan mata uang yang sedang terjadi.
Meskipun tidak sama dengan krisis ekonomi tahun 1998, fenomena ini tetap menjadi peringatan serius yang harus diproyeksikan dengan baik ke depan. Jika tidak ada langkah fundamental yang diambil, kondisi ekonomi bisa semakin memburuk.
Berita mengenai risiko pelemahan mata uang ini hingga krisis ekonomi menjadi berita yang paling banyak dibaca. berikut daftarnya per Sabtu (5/4/2025):
1. Pengamat: Mata Uang Melemah, Tanda-Tanda Krisis Ekonomi Mulai Terlihat
Pengamat Ekonomi dari Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P. Sasmita mengingatkan pemerintah harus berhati-hati dalam menghadapi pelemahan mata uang yang sedang terjadi.
"Pemerintah harus benar-benar hati-hati soal ini. Ini warning sebenarnya. Mulai dari pelemahan mata uang ini walaupun tidak sama dengan 98, pemerintah bisa harus melihatnya ke depan memproyeksikan," kata Ronny kepada Liputan.com, ditulis Jumat (4/4/2025).
Meskipun tidak sama dengan krisis ekonomi tahun 1998, fenomena ini tetap menjadi peringatan serius yang harus diproyeksikan dengan baik ke depan. Jika tidak ada langkah fundamental yang diambil, kondisi ekonomi bisa semakin memburuk.
2. Ini Alasan Trump Kenakan Tarif Impor 32 Persen ke Indonesia
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor baru sebesar 32 persen terhadap produk asal Indonesia. Kebijakan tarif impor ini diumumkan langsung oleh Trump dalam pidatonya di Rose Garden, Gedung Putih, pada Rabu, 2 April 2025, sebagai bagian dari strategi pemulihan ekonomi nasional.
Trump menegaskan bahwa kebijakan tarif ini merupakan bentuk “deklarasi kemerdekaan ekonomi” Amerika Serikat. Ia menilai, selama ini banyak negara, termasuk Indonesia, memperoleh keuntungan besar dari hubungan perdagangan yang tidak seimbang dengan AS. Langkah ini, kata Trump, bertujuan untuk melindungi industri domestik dan menegakkan prinsip perdagangan yang adil.
Dikutip Liputan6.com dari data Badan Pusat Statistik (BPS), Jumat (4/4/2025), Indonesia mencatatkan surplus perdagangan dengan AS sebesar US$3,14 miliar hingga akhir Februari 2025.
3. Harga Emas Antam Tergelincir Hari Ini 4 April 2025, Buruan Beli!
Harga emas Antam akhirnya terjun setelah dalam beberapa hari terus mencatatkan rekor termahalnya. Harga emas yang dijual oleh PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah di posisi Rp 1.836.000 per gram kemarin.
Dikutip dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini Jumat, (4/4/2025) anjlok Rp 17.000 menjadi Rp 1.819.000 per gram. Kemarin, harga emas Antam di level Rp 1.836.000 per gram.
Hal yang sama juga terjadi dengan harga emas Antam buyback. Harga emas Antam buyback tergelincir Rp 17.000 menjadi Rp 1.671.000 per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda ingin menjual emas yang dimiliki, maka Antam akan membelinya di harga Rp 1.671.000 per gram.