Harga Pangan Hari Ini 30 Mei 2025: Cabai Rawit Merah Tembus Rp 82.450 per Kg

12 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan seperti komoditas cabai rawit merah tembus Rp 82.450 per kilogram (kg) dan cabai merah besar mencapai Rp 73.050 per kg. Sementara itu, harga telur ayam ras mencapai Rp 30.500 per kg pada Sabtu, (30/5/2026) pukul 09.45 WIB dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia.

Selain itu, harga cabai merah keriting Rp 69.600 per kg, dan cabai rawit hijau Rp 53.300 per kg.

Tak hanya cabai rawit merah dan telur ayam, tercatat harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya yaitu bawang merah di Rp 50.750 per kg dan bawang putih Rp 38.500 per kg.

Selain itu, beras kualitas bawah I di harga Rp14.600 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.450 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp16.150 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp16.000 per kg.

Lalu, beras kualitas super I di harga Rp17.400 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.950 per kg.

Lalu, daging ayam ras segar Rp 39.200 per kg, daging sapi kualitas I Rp 150.700 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp 141.150 per kg.

Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp 20.250 per kg, gula pasir lokal Rp 19.100 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah di harga Rp20.550 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I di harga Rp24.000 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp 23.150 per liter.

Harga Pangan Global Melesat Tersengat Biaya Energi

Sebelumnya, harga pangan dunia naik untuk bulan ketiga berturut-turut pada April 2026. Kenaikan harga pangan global didorong lonjakan harga minyak nabati dan peningkatan harga sereal dan beras di tengah tingginya biaya energi.

Demikian disampaikan Organisasi Pangan dan Pertanian atau Food and Agriculture Organization (FAO) pada Jumat, 8 Mei 2026 dikutip dari Anadolu Agency, Minggu (9/5/2026).

"Patokan harga komoditas pangan dunia naik pada April untuk bulan ketiga berturut-turut di tengah tingginya biaya energi dan gangguan yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah,” demikian seperti dikutip.

Rata-rata indeks harga pangan FAO 130,7 pada April, naik 1,6% dari revisi Maret dan 2% lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Indeks harga minyak nabati FAO naik 5,9% dari Maret ke level tertinggi sejak Juli 2022, didukung oleh harga minyak sawit, kedelai, bunga matahari.

Kepala Ekonom FAO, Maximo Torero menuturkan, sistem pertanian global terus menunjukkan ketahanan meskipun terjadi gangguan yang terkait dengan krisis Selat Hormuz. Sementara itu, minyak nabati menghadapi kenaikan harga lebih kuat sebagian besar karena harga minyak lebih tinggi dan permintaan biofuel yang lebih kuat.

Harga Gandum dan Jagung

Indeks harga sereal di FAO naik 0,8% secara bulanan, mencerminkan kenaikan harga gandum dan jagung. Sementara itu, indeks harga beras keseluruhan meningkat 1,9% karena harga minyak mentah dan turunannya meningkatkan biaya produksi dan pemasaran di negara-negara pengekspor beras.

Indeks harga daging FAO mencapai rekor tertinggi baru pada April, naik 1,2% dari Maret dan 6,4% secara tahunan, dipimpin oleh kenaikan harga daging sapi.

Sebaliknya, indeks harga susu turun 1,1% dari Maret. Sementara itu, indeks harga gula merosot 4,7%, tertekan oleh harapan pasokan global yang melimpah.

FAO juga menaikkan perkiraan produksi sereal global pada 2025 menjadi 3,04 miliar ton, naik 6% dari tahun sebelumnya. Sementara itu, merevisi perkiraan produksi gandum 2026 sedikit lebih rendah menjadi 817 juta ton.

Read Entire Article
Bisnis | Football |