IFG Life: Perlindungan Finansial Makin Penting saat Gejolak Ekonomi

6 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan gejolak pasar keuangan, masyarakat Indonesia dinilai perlu semakin memperhatikan pentingnya perencanaan keuangan dan perlindungan finansial jangka panjang. Pelemahan rupiah, fluktuasi pasar saham, hingga tensi geopolitik global disebut menjadi pengingat pentingnya membangun fondasi keuangan keluarga yang lebih kuat.

PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), anggota Indonesia Financial Group (IFG), menilai kondisi ekonomi yang terus berubah membuat masyarakat perlu memiliki kesiapan finansial yang lebih baik agar tidak mudah terdampak gejolak jangka pendek.

Corporate Secretary IFG Life, Gatot Haryadi, mengatakan perubahan kondisi ekonomi merupakan hal yang tidak dapat dihindari.

"Kondisi ekonomi dan pasar keuangan pada dasarnya akan selalu bergerak dinamis. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kesiapan finansial yang lebih baik agar tidak mudah terdampak oleh perubahan jangka pendek. Perencanaan keuangan yang sehat dan perlindungan yang tepat menjadi penting untuk membantu menjaga stabilitas finansial keluarga," ujar Gatot, Sabtu (23/5/2026).

Menurut dia, perencanaan keuangan tidak hanya berkaitan dengan menyiapkan dana masa depan, tetapi juga menjadi salah satu cara menjaga ketahanan ekonomi keluarga ketika menghadapi situasi yang tidak terduga.

Daya Tahan Konsumsi

Laporan Macroeconomic Monitor April 2026 yang disusun IFG Progress bersama Bahana Sekuritas dan Bahana TCW Investment Management menunjukkan konsumsi domestik Indonesia masih relatif terjaga.

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia tercatat berada pada level optimistis sebesar 122,9 pada Maret 2026, meski mengalami sedikit perlambatan dibanding bulan sebelumnya.

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi tahunan Indonesia pada April 2026 melandai menjadi 2,42% secara year-on-year dan masih berada dalam target Bank Indonesia.

Meski daya tahan konsumsi masyarakat dinilai masih cukup kuat, masyarakat tetap menghadapi berbagai tantangan seperti kenaikan biaya hidup di sejumlah sektor.

Di sisi lain, data BPS juga menunjukkan biaya di sektor kesehatan serta kebutuhan rumah tangga dalam beberapa tahun terakhir masih memperlihatkan tren peningkatan.

Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian karena dapat memberikan tekanan tambahan terhadap kondisi keuangan keluarga.

Risiko Kesehatan

IFG Life menilai risiko kesehatan maupun potensi kehilangan penghasilan dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih besar apabila tidak dipersiapkan sejak dini.

Gatot mengatakan perlindungan finansial tidak hanya berkaitan dengan manfaat ekonomi semata, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalani berbagai tahapan kehidupan.

"Perlindungan bukan hanya berbicara tentang manfaat finansial, tetapi juga tentang rasa aman dan kesiapan menghadapi berbagai tahap kehidupan. Ketika kondisi ekonomi berubah cepat, masyarakat yang telah memiliki perencanaan keuangan dan proteksi yang baik cenderung lebih siap menghadapi berbagai situasi," tambahnya.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, IFG Life menghadirkan berbagai layanan perlindungan jiwa dan kesehatan yang dirancang untuk membantu masyarakat menjaga stabilitas finansial ketika menghadapi berbagai risiko.

Perusahaan menilai pengelolaan risiko dan perlindungan finansial perlu menjadi bagian penting dari strategi ketahanan ekonomi jangka panjang di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Read Entire Article
Bisnis | Football |