Inilah 4 Wakil Serie A di Liga Champions 2026/2027

46 minutes ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Serie A 2025/2026 menghadirkan drama luar biasa hingga pekan terakhir kompetisi. Persaingan perebutan tiket Liga Champions berlangsung sengit dan penuh kejutan sampai peluit akhir musim dibunyikan.

AC Milan dan Juventus menjadi dua raksasa yang paling merasakan pahitnya akhir musim. Kedua klub gagal mengamankan posisi empat besar dan harus rela absen dari panggung Liga Champions musim depan.

Milan sebenarnya berada di zona Liga Champions hampir sepanjang musim. Rossoneri bahkan sempat memberi tekanan kepada Inter Milan dalam persaingan perebutan scudetto sebelum performa mereka menurun drastis pada fase akhir kompetisi.

Sementara itu, Como justru menciptakan kisah dongeng yang sulit dipercaya. Klub asuhan Cesc Fabregas sukses merebut tiket Liga Champions pertama dalam sejarah mereka setelah finis di posisi keempat klasemen akhir Serie A.

Milan dan Juventus Runtuh di Pekan Penentuan

AC Milan memasuki pekan terakhir dengan nasib yang masih berada di tangan sendiri. Namun, Rossoneri justru tumbang 1-2 dari Cagliari di San Siro dan kehilangan poin yang sangat menentukan.

Kekalahan itu membuat Milan finis di posisi kelima dengan koleksi 70 poin. Hasil tersebut terasa semakin menyakitkan karena Como sukses menang besar 4-1 atas Cremonese dan menyalip Milan dengan keunggulan satu poin.

Juventus juga gagal memanfaatkan kesempatan terakhir untuk masuk empat besar. Bianconeri hanya bermain imbang 2-2 melawan Torino dan harus puas menutup musim di posisi keenam dengan 69 poin.

Kegagalan dua klub besar tersebut menjadi salah satu cerita paling mengejutkan di Serie A musim ini. Milan dan Juventus sama-sama tampil inkonsisten pada momen krusial ketika tiket Liga Champions diperebutkan hingga akhir musim.

Como Cetak Sejarah, Fabregas Tuai Pujian

Empat klub yang dipastikan mewakili Serie A di Liga Champions 2026/2027 adalah Inter Milan, Napoli, AS Roma, dan Como. Nama terakhir menjadi sorotan besar karena berhasil menciptakan sejarah baru dalam sepak bola Italia.

Como baru promosi dari Serie B dua musim lalu dan kini langsung menembus kompetisi elite Eropa. Keberhasilan itu membuat proyek yang dibangun Cesc Fabregas mendapat pujian luas dari publik sepak bola Italia.

“Saya hanya bisa memberi hormat kepada para pemain ini, karena kami para pelatih mencoba mendorong mereka, memberi pilihan, memberi tahu mereka di mana ruangnya, tetapi merekalah yang melakukannya di lapangan," kata Fabregas.

"Saya sangat bahagia untuk warga Como, mereka pantas mendapatkan kegembiraan ini," sambungnya. Keberhasilan Como menjadi simbol bahwa Serie A musim ini bukan hanya milik klub-klub besar, tetapi juga panggung bagi kisah kejutan yang luar biasa.

Janice Tjen/Aldila Sutjiadi Bersatu Lagi di French Open 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |