Intip Keseruan Anak-Anak Menjelajah Tambang Mini di Junior Miner Fun Fest

9 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Tawa anak-anak terdengar bersahutan di setiap sudut Junior Miner Fun Fest (JMFF) yang diinisiasi oleh MIND ID. Ada yang sibuk menyusun balok menjadi bangunan, mengendalikan ekskavator mini, hingga menantang diri melewati tunnel crawl. Bagi mereka, arena ini bukan sekadar tempat bermain, melainkan ruang untuk berimajinasi sekaligus mengenal dunia konstruksi dengan cara yang menyenangkan.

Lala Sinaga menjadi salah satu orang tua yang menikmati momen tersebut bersama putranya, Sada Marendra, yang baru berusia empat tahun. Sejak memasuki area acara, Sada langsung berlari dari satu wahana ke wahana lain tanpa ragu. Menurut Lala, sang anak memang sedang berada pada fase menyukai alat-alat berat. Karena itu, Junior Miner Fun Fest menjadi pengalaman yang pas untuk menyalurkan rasa penasarannya.

“Seru banget. Anak saya memang lagi suka alat-alat berat dan konstruksi. Dari tadi dia lari ke mana-mana sendiri karena penasaran ingin mencoba semuanya,” ujar Lala sambil tersenyum, dikutip Jumat (3/7/2026).

Wahana favorit Sada adalah area membangun konstruksi menggunakan balok yang dipadukan dengan mobil-mobilan. Ia tampak asyik menyusun bangunan sebelum meletakkan kendaraan mainannya di atas hasil kreasinya. Sada juga sempat mencoba permainan remote control, meski usianya masih terlalu kecil untuk mengoperasikannya dengan lancar. Dengan wajah antusias, Sada mengaku ingin kembali datang ke acara serupa. Meski kini gemar bermain ekskavator, bocah empat tahun itu bercita-cita menjadi pilot.

Agenda yang Dinanti

Keceriaan serupa dirasakan Anggita Arum Dyahsaputri yang datang bersama putranya, Al Barak Uwais Ardana, yang berusia empat tahun lima bulan. Mereka mengetahui Junior Miner Fun Fest dari media sosial. Ketertarikan Al Barak terhadap ekskavator ternyata sudah muncul sejak kecil. Ayahnya yang bekerja sebagai kontraktor membuat alat berat bukan lagi pemandangan asing bagi sang anak. Di rumah pun ia memiliki mainan ekskavator kesayangannya.

“Dia cenderung suka main ekskavator sama main bola yang ditarik gantung itu. Sama tadi nyusun-nyusun, nempel-nempel ekskavator yang mobil-mobilan itu,” tutur Anggita sembari merangkul sang anak.

Selama berada di lokasi, Al Barak tak lepas dari wahana bertema konstruksi. Ia juga menikmati permainan bola serta aktivitas menyusun miniatur ekskavator.

“Aku ada ekskavator di rumah. Besok mau main lagi ke sini,” ucap Al Barak polos. Kelak, ia bercita-cita menjadi seorang polisi.

Bagi Yanti, yang datang bersama dua putrinya, Elisabeth (9) dan Cathynca (7), Junior Miner Fun Fest menjadi agenda keluarga yang sudah dinanti sejak pagi. Setelah mengetahui acara tersebut, kedua anaknya tidak sabar untuk segera mencoba seluruh permainan.

“Kebetulan kemarin ke sini, terus melihat ada booth fun untuk anak, jadinya kami datang lagi pagi-pagi. Anak-anak dari pagi sudah tidak sabar, mereka sangat tertarik untuk ikut main di sini,” ujar Yanti mengingat momen heboh kedua putrinya.

Hampir semua wahana berhasil mereka jelajahi. Tunnel crawl menjadi favorit kakak beradik itu karena memberi kesempatan memanjat dan bergerak aktif.

“I like this event. My favorite is tunnel crawl because I like to climb and go to the rope,” kata Elisabeth. Cathynca pun mengaku menyukai wahana yang sama. Bahkan Elisabeth berharap suatu hari bisa memiliki permainan serupa di rumah.Komitmen MIND ID Kenalkan Sektor Tambang Sejak Dini

Edukasi yang Menarik

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyampaikan bahwa MIND ID bersama seluruh anggota Grup—mulai dari ANTAM, Bukit Asam, Freeport Indonesia, INALUM, TIMAH, hingga Vale Indonesia—terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak sebagai generasi masa depan.

"Junior Miners Fun Fest merupakan bentuk kontribusi nyata MIND ID dalam menghadirkan edukasi yang menarik dan mudah dipahami bagi generasi muda, khususnya dalam mengenal sektor pertambangan sejak dini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7/2026).

Pria menjelaskan bahwa seluruh pengalaman yang dihadirkan dirancang untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar dan halus anak, sekaligus membangun pemahaman yang lebih komprehensif tentang sektor pertambangan melalui pendekatan yang menyenangkan.

Berbagai wahana permainan edukatif disiapkan untuk memberikan pengalaman belajar interaktif. Salah satunya adalah Mining Zone, di mana anak-anak dapat merasakan sensasi menjelajah area tambang sambil melatih keberanian, keseimbangan, serta kemampuan motorik kasar. Area bermain ini didesain untuk mendukung imajinasi menjelajah area tambang bawah tanah (underground) seperti yang dioperasikan oleh ANTAM untuk penambangan emas dan Freeport Indonesia untuk penambangan tembaga.

Di Excavator Real Simulator, anak-anak dapat merasakan langsung pengalaman mengoperasikan alat berat untuk menggali dan memindahkan material. Aktivitas ini melatih koordinasi, fokus, serta ketangkasan anak, sekaligus memperkenalkan kegiatan pertambangan terbuka (open pit) yang dijalankan oleh TIMAH. Area ini juga dilengkapi dengan Mini Excavator agar anak-anak dapat mencoba menjadi operator dalam skala yang lebih kecil dan aman.

Gold Rush hingga Mining Builder

Selanjutnya, ada area bermain zona Gold Rush. Di sini, anak-anak diajak membayangkan posisi sebagai operator pembangkit listrik tenaga air (PLTA), yang saat ini merupakan salah satu sumber energi utama pengolahan mineral bagi INALUM dalam memproduksi aluminium dan Vale Indonesia dalam memproduksi nikel.

Untuk pengalaman yang lebih interaktif, Mining Simulator Game menghadirkan permainan sepeda statis dengan visualisasi aktivitas di area tambang. Anak-anak diajak aktif mengayuh sepeda sambil menonton proses operasional logistik kereta batu bara milik Bukit Asam yang berjalan sepanjang tahun tanpa henti.

Sementara di Tunnel Laser, anak-anak harus melewati rintangan laser sebagai simulasi distribusi hasil tambang. Wahana ini melatih kelincahan, konsentrasi, serta kemampuan pemecahan masalah. Wahana ini merepresentasikan bahwa proses ekstraksi tambang tidaklah mudah dan memerlukan kehati-hatian yang tinggi.

Terakhir, Mining Builder menjadi area eksplorasi kreativitas di mana anak-anak dapat menyusun balok Lego. Aktivitas ini membantu mengembangkan imajinasi, kemampuan berpikir struktural, serta keterampilan motorik halus, sekaligus memperlihatkan hilirisasi mineral strategis untuk mendukung ekosistem industri baterai kendaraan listrik.

Isi Liburan

Pria menyampaikan, JMFF adalah ruang edukasi keluarga yang menyenangkan selama masa liburan. Melalui pengalaman langsung ini, anak-anak diharapkan dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang dunia pertambangan serta kontribusinya bagi pembangunan nasional.

"Ini adalah langkah nyata Grup MIND ID untuk membentuk generasi emas yang lebih mampu menghargai sumber daya alam, sekaligus mendukung pengembangan industri pertambangan Indonesia secara berkelanjutan di masa depan," pungkas Pria.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Read Entire Article
Bisnis | Football |