Iran vs Selandia Baru: Kesampingkan Politik, Ini Sepak Bola!

12 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih timnas Selandia Baru, Darren Bazeley, menegaskan bahwa timnya hanya fokus pada sepak bola menjelang laga pembuka Grup G Piala Dunia 2026 melawan Iran, Selasa (17/6). Ia menepis anggapan bahwa para pemainnya terpengaruh oleh perhatian besar yang muncul akibat situasi politik yang melatarbelakangi pertandingan tersebut.

Pertandingan yang akan digelar di Los Angeles itu menjadi sorotan karena berlangsung setelah berbulan-bulan konflik yang melibatkan Iran. Selain itu, sehari sebelum laga, Washington dan Teheran juga mengumumkan kerangka kesepakatan untuk mengakhiri perang yang terjadi di antara kedua pihak.

Meski demikian, Bazeley menegaskan bahwa timnya tidak melakukan persiapan yang berbeda dibandingkan pertandingan internasional lainnya.

"Sejujurnya, kami memperlakukan ini sebagai pertandingan yang normal," ujar Bazeley dalam konferensi pers beberapa waktu yang lalu.

"Kami selalu melakukan persiapan yang sama untuk setiap pertandingan internasional yang kami jalani, dan tidak ada hal khusus yang kami lakukan untuk laga ini. Bagi kami, ini adalah pertandingan besar karena ini Piala Dunia dan kami ingin tampil sebaik mungkin di turnamen ini," lanjutnya.

Kembali ke Piala Dunia Setelah 16 Tahun

Pertandingan melawan Iran juga memiliki makna khusus bagi Selandia Baru. Laga tersebut menandai kembalinya mereka ke putaran final Piala Dunia setelah absen selama 16 tahun.

Bazeley mengungkapkan bahwa skuadnya telah menantikan momen tersebut dalam waktu yang sangat lama dan kini siap menikmati kesempatan tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.

"Kami sudah menunggu sangat lama untuk berada di sini. Kami sangat antusias untuk segera memulai perjalanan ini," katanya.

Persaingan yang Sangat Ketat

Selain membahas kesiapan timnya, Bazeley juga menyoroti jalannya pertandingan-pertandingan awal Piala Dunia 2026 yang menurutnya berlangsung cukup kompetitif.

Ia melihat banyak laga yang berakhir dengan selisih tipis dan memberikan peluang bagi kedua tim untuk meraih kemenangan. Kondisi tersebut membuat Selandia Baru semakin percaya diri menghadapi persaingan di fase grup.

"Menarik melihat sebagian besar pertandingan berlangsung ketat dan seimbang. Hampir semua tim memiliki kesempatan untuk menang. Itu memberikan kami kepercayaan diri," ujar Bazeley.

Sumber: Reuters

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Akrobat Vozinha Bantu Tanjung Verde Petik Poin Bersejarah di Piala Dunia 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |