Jadi Disorot, Menkop Janji Evaluasi Koperasi Desa Merah Putih

22 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koperasi, Ferry Juliantono merespons sorotan masyarakat terhadap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Segala masukan mengenai Koperasi Desa Merah Putih akan jadi bahan evaluasi.

Ferry menegaskan seluruh informasi yang disampaikan masyarakat, baik melalui kanal resmi maupun media sosial, menjadi perhatian penting bagi Kementerian Koperasi dalam melakukan evaluasi dan penyempurnaan pelaksanaan program KDKMP.

“Kami sangat mengapresiasi setiap postingan, laporan, dan masukan dari masyarakat. Ini adalah bentuk perhatian besar yang sangat kami hargai dan menjadi bahan penting untuk perbaikan KDKMP ke depan,” ujar Ferry, mengutip keterangan resmi, Selasa (19/5/2026).

Ferry mengajak masyarakat untuk terus mencermati pelaksanaan program KDKMP di lapangan, termasuk aspek lokasi, kondisi, serta tata kelola pelaksanaannya. Menurutnya, keterlibatan publik sangat penting agar kerja sama antara Kementerian/Lembaga, Agrinas, KDKMP, dan masyarakat dapat berjalan semakin baik.

“Bantuan informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti. Kemenkop segera melakukan koreksi secara menyeluruh terhadap berbagai hal yang perlu diperbaiki,” tegas Ferry.

Ia menambahkan kenyamanan, keselamatan, dan keamanan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program KDKMP. Program strategis ini diharapkan dapat terus disempurnakan agar benar-benar memberi manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih atas perhatian masyarakat. Inilah bentuk kepedulian publik yang kami harapkan. Kami juga memohon dukungan agar program ini dapat terus disempurnakan dalam pelaksanaannya ke depan,” tutup Ferry.

30 Ribu Kopdes Rampung Agustus

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menuturkan, 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) siap beroperasi penuh mulai Sabtu, (16/5/2026). Adapun pemerintah menargetkan 30 ribu KDMP beroperasi pada 16 Agustus 2026.

Ia menyampaikan hal itu saat peresmian 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2027.

“Sebanyak 1.061 koperasi telah siap dan beroperasi penuh diresmikan serentak hari ini, Jawa Timur 530 unit tersebar di 7 kabupaten, dan di Jawa Tengah 531 unit di 8 kabupaten,” ujar Zulkifli Hasan.

Adapun 30 ribu KDMP ditargetkan dapat beroperasi penuh pada 16 Agustus 2026. “Pemerintah targetkan 30 ribu unit KDMP selesai dibangun dan operasi penuh hingga 16 Agustus mendatang,” kata dia.

Siapkan 30 Ribu Manajer

Zulkifli Hasan menuturkan, 9.294 KDMP telah dibangun dan rampung. “Hari ini 9.294 yang bangun fisik telah rampung KDMP. Tiap hari bertambah. Satu hari 150-200,” kata dia.

Untuk mendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) sebanyak 30 ribu manajer KDMP.

“Pemerintah siapkan SDM saat ini sedang dilakukan rekrutmen 30 ribu manajer KDMP sedang proses seleksi. 5.476 untuk koperasi nelayan merah putih. Mereka akan jadi motor penggerak koperasi,mengawasi distribusi pangan memastikan ekonomi kembali ke masyarakat desa,” ujar dia.

Instrumen Keadilan Ekonomi

Zulkifli Hasan menuturkan, pembangunan koperasi ini bukan hanya pembangunan fisik tetapi memberikan keadilan ekonomi Indonesia.

“Bapak presiden tidak meresmikan gedung, tidak meresmikan jalan, yang bapak resmikan instrumen keadilan, keadilan ekonomi, keadilan bagi desa Indonesia,” ujar dia.

Ia menambahkan, semangat ini sejalan dengan Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD), kekayaan sumber daya alami digunakan untuk kemakmuran rakyat.

Read Entire Article
Bisnis | Football |