Jonatan Christie Belum Pikirkan Rencana ke Depan usai Gagal Juara Indonesia Open 2026

6 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Jonatan Christie melontarkan penyesalan mendalam setelah gagal menjuarai Indonesia Open 2026. Ia juga menolak untuk berbicara ajang berikutnya dan memilih rehat sejenak dari bulu tangkis.

Jojo harus puas menjadi runner-up Indonesia Open 2026 usai takluk di tangan pemain muda Kanada, Victor Lai pada partai final. Ia kalah dua gim langsung dengan skor 19-21, 8-21 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/6/2026) sore WIB.

Hasil ini membuat Jonatan Christie belum berhasil menggol gelar pada musim ini. Sebelumnya dia juga jadi runner-up dalam ajang BWF World Tour Super 750 India Open 2026 pada Januari lalu.

"Ya terima kasih semua yang sudah datang, dukungan, berdoa juga untuk saya. Maaf, kembali saya belum bisa memberikan hasil yang paling maksimal, yaitu medali emas," kata Jonatan usai pertandingan. 

"Tapi ya, ini yang bisa saya lakukan, ini yang bisa saya perbuat. Jadi ya, terima kasih banyak," tambahnya.

Ingin Rehat Sejenak

Kegagalan menjuarai Indonesia Open 2026 membuat Jonatan Christie harus merelakan gelar bergengsi ketiga tahun ini setelah All England dan Kejuaraan Asia. Sebenarnya masih ada ajang lain yang besar seperti Kejuaraan Dunia 2026 pada Agustus dan Asian Games 2026 pada September-Oktober.

Namun, pemain yang akrab disapa Jojo belum memutuskan dan menentukan rencana ke depannya. Ia ingin rehat dan melupakan bulu tangkis terlebih dahulu. 

"Fokusnya saat ini adalah untuk menenangkan pikiran dulu, menjauh sebentar dari bulu tangkis, untuk merasakan lebih tenang, lebih membersihkan ya pikiran yang sudah dipakailah selama mungkin tiga minggu pertandingan ini sampai hari ini," ujar Jojo.

"Jadi setelah itu mungkin baru kita, saya dan tim baru bisa fokus untuk ke depannya, untuk pertandingan-pertandingan berikutnya," tambahnya.

Kualitas Tunggal Putra Dunia Mulai Merata

Lebih jauh, Jonatan Christie turut memberikan pandangannya mengenai peta persaingan di sektor tunggal putra dunia sekarang. Menurut penilaiannya, perkembangan para pemain saat ini sudah mulai merata.

Terutama para pemain dari negara-negara yang sebelumnya tidak diperhitungkan, kini mulai menjelma jadi kekuatan baru yang wajib diwaspadai. Hal itu menuntut Jonatan untuk meningkatkan porsi latihan secara lebih keras lagi.

"Banyak pemain-pemain yang ya saya rasa kualitasnya cukup baik dan beberapa negara juga saya rasa sudah sangat-sangat berkembang, sudah sangat maju juga. Dan ya, bagus untuk bulu tangkis," kata Jojo.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

EKSKLUSIF Garuda di Dadaku, Film Animasi Indonesia Siap Temani Demam Piala Dunia 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |