Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid, Tinggal Tanda Tangan Kontrak Dua Tahun

1 week ago 17

Liputan6.com, Jakarta - Spekulasi yang beredar dalam beberapa minggu terakhir akhirnya menemui kepastian. Jose Mourinho dikabarkan bakal kembali duduk di kursi pelatih Real Madrid mulai musim depan setelah tercapai kesepakatan antara kedua pihak.

Informasi tersebut pertama kali diungkap jurnalis transfer ternama Eropa, Fabrizio Romano, melalui media sosial pada Senin, 18 Mei 2026. Romano bahkan memakai frasa ikonik “Here We Go!” yang selama ini identik dengan transfer atau kesepakatan yang hampir pasti terjadi.

Dalam laporannya, seluruh detail kerja sama antara Mourinho dan Real Madrid disebut sudah disetujui secara lisan. Sejak awal, pelatih asal Portugal itu memang dikabarkan hanya tertarik untuk kembali menangani klub ibu kota Spanyol tersebut.

Manajemen Los Blancos disebut menyiapkan kontrak berdurasi dua tahun bagi Mourinho. Penandatanganan resmi diyakini tinggal menunggu penyelesaian dokumen administratif dalam waktu dekat.

Kepulangan Mourinho menjadi salah satu momen reuni paling besar di sepak bola Eropa modern. Setelah lebih dari satu dekade berpisah, sosok berjuluk The Special One itu akhirnya kembali ke Santiago Bernabeu, markas klub yang pernah ia bentuk menjadi rival utama Barcelona pada era kejayaan Pep Guardiola.

Krisis Musim Ini Jadi Pemicu Kembalinya Mourinho

Langkah Real Madrid memulangkan Mourinho diyakini berkaitan erat dengan performa klub sepanjang musim 2025/2026 yang dianggap jauh dari harapan.

Madrid gagal mengangkat trofi utama musim ini. Mereka harus tersingkir di semifinal Liga Champions, sementara gelar La Liga jatuh ke tangan Barcelona setelah persaingan ketat hingga akhir musim. Tidak hanya itu, suasana internal tim juga dikabarkan mulai tidak kondusif dalam beberapa bulan terakhir.

Di tengah kondisi tersebut, nama Mourinho muncul sebagai figur yang dianggap tepat untuk membangkitkan kembali mentalitas juara dan karakter kuat yang selama ini identik dengan Real Madrid.

Presiden klub, Florentino Perez, disebut menjadi sosok paling berpengaruh di balik proses pemulangan Mourinho. Hubungan keduanya memang diketahui tetap harmonis meski sang pelatih meninggalkan Madrid pada 2013 silam.

Beberapa laporan juga menyebut Mourinho akan memperoleh kewenangan besar dalam proses perekrutan pemain dan pembangunan tim. Manajemen Madrid tampaknya siap memberikan kontrol lebih luas kepada pelatih berusia 63 tahun itu demi mempercepat kebangkitan klub.

Walau periode pertamanya di Real Madrid sempat dipenuhi drama dan kontroversi, kontribusi Mourinho tetap dianggap sangat besar dalam sejarah klub. Ia direkrut pada 2010 usai membawa Inter Milan meraih treble winners yang fenomenal. Saat itu, Madrid tengah berada dalam tekanan karena terus tertinggal dari Barcelona serta kesulitan bersaing di Liga Champions. Selama tiga musim menangani Los Blancos, Mourinho berhasil membentuk tim dengan mental bertarung tinggi dan gaya bermain yang jauh lebih agresif. Salah satu pencapaian terbaIKNya hadir pada musim 2011/2012 ketika Madrid menjuarai La Liga dengan koleksi 100 poin dan torehan 121 gol. Selain menghadirkan trofi Copa del Rey dan Piala Super Spanyol, Mourinho juga dinilai sebagai pelatih yang meletakkan fondasi penting bagi dominasi Real Madrid di Eropa beberapa tahun berikutnya. Sejumlah pemain bintang seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, Luka Modric, hingga Sergio Ramos berkembang pesat pada era kepemimpinannya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |