Juara Australian Open 2026, Bukti Alwi Farhan Bangkit dari Keterpurukan

5 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Alwi Farhan berhasil menambah koleksi gelar dalam kariernya usai menjuarai Australian Open 2026. Pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia itu jadi pemenang setelah mengalahkan wakil China, Dong Tian Yao pada Minggu (14/6/2026).

Dalam pertandingan yang berlangsung di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia, Alwi Farhan menang dengan sangat meyakinkan atas Dong Tian Yao. Dia hanya butuh waktu 43 menit untuk menang gim langsung dengan skor 21-13, 21-13.

Emosional Alwi Farhan pun meluap usai memastikan kemenangan. Dia sangat gembira sekaligus lega karena akhirnya bisa juara, setelah melalui tren buruk sejak April. Alwi Farhan tersisih di babak 16 besar Kejuaraan Bulu Tangkis Asia, hanya meraih atu kemenangan di Piala Thomas, hingga kandas di babal kedua Indonesia Open.

"Rasanya sangat-sangat amat senang dan bahagia karena beberapa bulan kemarin saya memang sangat amat terpukul dengan kejadian di Piala Thomas. Tapi alhamdulillah saya terima kasih buat semua yang sudah mengkritik, sudah mendukung dan tetap mendukung dan mendoakan," ujar Alwi Farhan dalam keterangan resmi PP PBSI.

"Memang ini perjalanan yang harus saya temukan, enggak mudah dan cukup banyak rintangannya tapi saya pastikan diri saya tidak akan pernah menyerah dan akan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik bagi setiap orang," tambah unggulan ketiga turnamen ini.

Kunci Kemenangan Alwi

Alwi mengungkapkan, keberhasilannya bisa menang mutlak atas Dong Tian Yao karena sudah mempelajari pola lawannya. Dia menganalisis bagaimana pola permainan Tian Yao saat mengalahkan wakil Indonesia lain, Anthony Ginting dan Moh Zaki Ubaidillah.

Sehingga Alwi Farhan jadi tahu kelebihan dan keunggulan yang dipunya Dong Tian Yao, dan langsung meremdamnya saat pertandingan. Langkah itu terbukti berhasil dan jadi juara Australian Open 2026.

"Hari ini lawan Dong, saya belajar dari pertemuan dia lawan a Ginting dan Ubed juga, antisipasi untuk tidak kecolongan dari sisi serangannya," kata Alwi.

"Dia punya postur yang tinggi jadi bola atasnya tajam. Di gim pertama saya bisa pegang kontrol permainan, sempat ketat di gim kedua awal tapi saya bisa balik ke pola gim pertama," imbuhnya.

Gelar Super 500 Kedua

Bagi Alwi Farhan, ini menjadi trofi BWF World Tour Super 500 kedua yang diraih sepanjang kariernya. Sebelumnya dia juga sukses merengkuh gelar level tersebut pada Indonesia Masters 2026 yang berlangsung di Istora Senayan, Januari lalu.

"Saya bersyukur bisa meraih gelar Super 500 kedua tapi perjalanan sesungguhnya adalah perjalanan berikutnya," kata pemain asal Surakarta ini.

Lebih jauh Alwi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada kedua orang tua dan keluarga, serta pelatih dan tim pendukung yang berada di Pelatnas PBSI. Ia pun mempersembahkan gelarnya untuk bulu tangkis Indonesia yang baru meraih tujuh gelar BWF World Tour 2026, dengan nirgelar di level Super 750 dan 1000.

"Gelar ini saya persembahkan untuk Indonesia, bulu tangkis Indonesia pastinya. Karena belakangan ini memang yang kita tahu, kita tengah menghadapi situasi yang amat berat dan saya harap bulutangkis Indonesia bisa segera membaik," tutupnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Australia Vs Turki: Muda dan Berbahaya, The Socceroos Bikin Popovic Bangga

Read Entire Article
Bisnis | Football |