Juara Liga Champions, PSG Siap Kebanjiran Bonus

8 hours ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Paris Saint-Germain (PSG) kembali menorehkan prestasi gemilang di Liga Champions dengan mempertahankan gelar juara mereka.

Tim asal Paris, Prancis tersebut berhasil meraih trofi untuk dua musim berturut-turut setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti pada partai final yang berlangsung di Puskas Arena, Sabtu (30/5/2026).

Pertandingan berlangsung sengit dan berakhir imbang 1-1 hingga waktu normal serta babak perpanjangan waktu usai. Penentuan juara pun harus dilakukan lewat adu penalti.

PSG tampil lebih tenang dan akhirnya menang dengan skor 4-3, sekaligus memastikan gelar Liga Champions kedua mereka secara beruntun.

Sukses ini dipastikan akan membuat para pemain PSG kebanjiran bonus.

Seperti dilansir Bola.com berdasar laporan L'Equipe, para pemain Paris Saint-Germain (PSG) telah menyepakati adanya bonus khusus jika berhasil mengalahkan Arsenal dan mempertahankan gelar Liga Champions.

1 Juta Euro Per Pemain

Setiap pemain dikabarkan akan menerima bonus sebesar 1 juta euro atau sekitar Rp20,7 miliar sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan tersebut. Skema penghargaan serupa juga disebut telah diterapkan saat PSG menjuarai Liga Champions pada musim sebelumnya.

Kesepakatan mengenai bonus itu telah dirancang sejak awal musim melalui pembahasan yang melibatkan empat anggota kelompok kepemimpinan tim, yaitu Marquinhos, Achraf Hakimi, Ousmane Dembele, dan Vitinha.

Berdasarkan sumber yang dikutip L'Equipe, bonus dalam jumlah besar memang disiapkan khusus untuk pencapaian paling prestisius, yakni menjuarai kompetisi antarklub tertinggi di Eropa.

"Bonus yang benar-benar besar hanya datang bersama trofi. Itulah budaya tim besar," kata sumber tersebut.

Selain bonus Liga Champions, para pemain mendapatkan bonus ketika menjuarai Ligue 1. Namun, bonus tersebut dianggap lebih rutin mengingat dominasi PSG di kompetisi domestik.

Musim ini mereka telah mengamankan gelar liga Prancis ke-14.

Bagian yang Sama

Pada masa lalu, bonus juara Liga Champions biasanya tercantum dalam kontrak masing-masing pemain dan nilainya bisa berbeda-beda. Namun, sejak Luis Campos menjabat Direktur Olahraga, PSG menerapkan pendekatan berbeda.

Klub memandang keberhasilan sebagai hasil kerja kolektif sehingga setiap pemain yang berkontribusi akan menerima jumlah yang sama.

Hal ini berarti, pemain-pemain bintang seperti Khvicha Kvaratskhelia, Desire Doue, dan Joao Neves akan memperoleh bonus identik dengan Quentin Ndjantou. Padahal, Ndjantou hanya tampil tiga kali pada fase liga Liga Champions dan sudah lama tidak masuk skuad utama.

Musim lalu, pemain akademi, Senny Mayulu, yang mencetak gol pada final setelah masuk sebagai pemain pengganti juga memperoleh hak atas bonus yang sama.

Arsenal Kalah Adu Penalti di Final Liga Champions, Mimpi Buruk Gabriel seperti Penalti John Terry

Read Entire Article
Bisnis | Football |