Keluarga Glazer Siap Jual Saham Mereka di Manchester United?

7 hours ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Kabar menarik kembali muncul dari Manchester United. Sebagian anggota keluarga Glazer disebut-sebut mulai mempertimbangkan langkah untuk melepas kepemilikan mereka di klub kepada investor baru dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Nama keluarga Glazer memang telah lama melekat dengan Manchester United. Mereka resmi mengambil alih kepemilikan Setan Merah sejak tahun 2005 dan telah mengendalikan klub selama lebih dari dua dekade.

Meski begitu, porsi kepemilikan keluarga Glazer mulai menyusut sejak tahun 2023. Saat itu mereka menjual sebagian saham klub kepada miliarder asal Inggris, Sir Jim Ratcliffe.

Laporan dari Bloomberg menyebutkan bahwa pengaruh keluarga Glazer di Manchester United bisa kembali berkurang. Pasalnya, beberapa anggota keluarga tersebut dikabarkan tengah menyiapkan rencana untuk melepas saham mereka di klub.

Perbedaan Sikap di Dalam Keluarga

Menurut laporan yang beredar, kepemilikan saham keluarga Glazer terbagi kepada enam anak mendiang Malcolm Glazer. Selama ini, Avram dan Joel Glazer menjadi dua figur yang paling sering tampil sebagai representasi keluarga di jajaran direksi Manchester United.

Namun sejumlah anggota keluarga lainnya disebut tidak lagi tertarik mempertahankan investasi mereka di klub. Mereka dikabarkan ingin menjual saham yang dimiliki dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Avram dan Joel Glazer dilaporkan belum memiliki keinginan yang sama. Keduanya masih enggan melepas kepemilikan mereka sehingga saat ini pembahasan mengenai masa depan saham keluarga masih berlangsung secara internal.

Pengaruh di Klub Bisa Menurun

Apabila sebagian anggota keluarga Glazer benar-benar menjual saham mereka di Manchester United, maka posisi mereka sebagai pihak yang memiliki kendali utama atas klub bisa ikut berubah.

Saat ini keluarga Glazer secara keseluruhan masih menguasai sekitar 44 persen saham Manchester United. Sementara itu, Sir Jim Ratcliffe telah mengantongi sekitar 28,94 persen saham klub.

Kondisi tersebut membuat keluarga Glazer berpotensi berubah menjadi pemegang saham minoritas apabila penjualan saham terealisasi. Jika itu terjadi, pengaruh mereka dalam menentukan arah kebijakan klub tidak akan sebesar sebelumnya, berbeda dengan peran dominan yang mereka pegang selama 20 tahun terakhir.

Peminat Mulai Bermunculan

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa beberapa investor besar telah mulai memantau situasi dan bersiap untuk mengakuisisi saham keluarga Glazer yang kemungkinan dilepas ke pasar.

Salah satu nama yang kembali dikaitkan dengan Manchester United adalah Sheikh Jassim dari Qatar. Sosok tersebut sebelumnya sempat mengajukan upaya untuk membeli klub, namun gagal mencapai kesepakatan dalam proses pengambilalihan beberapa waktu lalu.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Persib Masuk Grup Para Juara, Borneo FC Tantang Raja ASEAN di ACC 2026/2027

Read Entire Article
Bisnis | Football |