Klarifikasi Rafael Leao Usai Diganjar Kartu Merah saat Hadapi Chile: Cuma Ingin Bela Rekan Setim

8 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Rafael Leao akhirnya angkat bicara setelah menerima kartu merah langsung ketika memperkuat Portugal dalam laga persahabatan melawan Chile, Minggu (7/6/2026). Penyerang AC Milan tersebut menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak bermaksud mencederai pemain lawan dalam insiden yang terjadi di pertandingan itu.

Kartu merah yang diterimanya langsung menjadi perhatian publik karena Leao dinilai melakukan tindakan yang dianggap berbahaya terhadap pemain Chile. Akibat kejadian tersebut, ia harus mengakhiri penampilannya lebih cepat dan meninggalkan lapangan sebelum pertandingan usai.

Meski demikian, Leao berupaya menjelaskan kronologi kejadian melalui unggahan di media sosial. Ia memaparkan alasan yang melatarbelakangi reaksinya dalam momen yang berujung pada hukuman kartu merah tersebut.

Di tengah berbagai komentar yang bermunculan, pemain berusia 27 tahun itu juga memperoleh dukungan dari sejumlah rekan setimnya di tim nasional. Salah satu yang menunjukkan solidaritas adalah gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, yang ikut memberikan respons terhadap unggahan Leao.

Leao Sampaikan Klarifikasi, Bruno Fernandes Beri Respons Positif

Usai pertandingan berakhir, Leao mengunggah sebuah pernyataan melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia menekankan bahwa tindakannya semata-mata dilakukan untuk membela salah satu rekannya di lapangan.

Eks pemain Lille itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendukung Portugal yang hadir langsung memberikan dukungan. Menurut Leao, atmosfer yang tercipta di stadion memberikan kesan yang sangat positif bagi tim.

"Terkait kartu merah saya, saya hanya ingin melindungi rekan setim saya dan tidak pernah berniat menyakiti lawan. Terima kasih kepada semua suporter Portugal yang hadir di Jamor, atmosfernya luar biasa. Kami akan terus melangkah bersama," tulis Leao.

Pada kolom komentar unggahan tersebut, beberapa teman dan rekan setim turut memberikan dukungan. Bruno Fernandes menjadi salah satu yang merespons dengan menuliskan kata "Unidos" yang berarti "bersatu" dalam bahasa Portugis, sebelum kemudian mendapat balasan dari Leao.

Kesempatan Bermain di Piala Dunia 2026 Masih Terjaga

Sementara itu, Leao diketahui membatasi akses komentar pada akun media sosialnya. Keputusan tersebut diambil setelah ia menerima berbagai kritik dari sebagian pendukung AC Milan dalam beberapa waktu terakhir.

Walaupun mendapat kartu merah saat menghadapi Chile, situasi itu diyakini tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap peluangnya tampil di Piala Dunia 2026. Leao diperkirakan hanya akan menerima hukuman larangan bermain selama satu pertandingan.

Portugal sendiri masih memiliki satu agenda uji coba sebelum turnamen resmi dimulai. Dengan demikian, sanksi tersebut kemungkinan besar dapat dijalani lebih dahulu sebelum laga pembuka mereka di Piala Dunia.

Portugal dijadwalkan mengawali kiprahnya di Piala Dunia 2026 pada 17 Juni dengan menghadapi Republik Demokratik Kongo. Setelah itu, mereka akan berjumpa Uzbekistan yang ditangani Fabio Cannavaro pada 23 Juni, sebelum menuntaskan fase grup dengan menghadapi Kolombia pada 28 Juni.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Apa Alasan Lamine Yamal Selalu Memakai Perban di Tangannya?

Read Entire Article
Bisnis | Football |