Liputan6.com, Jakarta - Hakim Distrik Amerika Serikat (AS), Analisa Torres, menjatuhkan vonis bersalah atas 9 dari 12 tuduhan tindak pidana kepada Guo Wengui, seorang miliarder asal China yang telah melakukan berbagai jenis penipuan di seluruh dunia.
Dikutip dari NBC News, Rabu (1/7/2026), ke-12 tuduhan tindak pidana tersebut sempat dibantah oleh Guo Wengui. Namun, dewan juri menyatakan miliarder China tersebut tetap bersalah atas sejumlah tuduhan berat, seperti penipuan digital, penipuan sekuritas, penipuan perbankan, dan pencucian uang.
Akibat perbuatannya, miliarder asal China ini diwajibkan untuk membayar denda sebesar US$ 889 juta, atau setara dengan Rp 15,96 triliun (estimasi kurs Rp 17.939 per dolar AS.
jaksa penuntut umum juga mengajukan permohonan agar Wengui dipenjara setidaknya selama 30 tahun. Tuntutan ini didasarkan pada rekam jejak tindak kriminalnya yang telah berlangsung sejak tahun 2018 hingga 2023 dan merugikan banyak orang.
Kerugian Emosional dan Finansial
Berbagai jenis penipuan yang dilakukan oleh Guo Wengui telah memakan banyak korban. Saat pembacaan dakwaan, Hakim Analisa Torres membacakan potongan surat dari para korban penipuan. Dalam surat tersebut, dijelaskan bahwa penipuan ini telah merenggut tabungan hidup mereka, sehingga memicu rasa cemas dan malu yang mendalam.
Seorang korban yang turut menjadi saksi dalam persidangan, Wei Chen, menambahkan bahwa penipuan yang dilakukan oleh miliarder tersebut telah menghancurkan hidupnya beserta keluarganya.
Ironisnya, hal ini ditanggapi oleh Guo Wengui dengan sikap apatis. Seperti yang dituturkan oleh Torres, Wengui “tidak merasa bertanggung jawab atas tindakannya dan bersikeras bahwa perilakunya tidak menimbulkan kerugian bagi siapa pun.”
Sikap ini justru dibanggakan oleh para pendukung Wengui. Hal tersebut terlihat dari sambutan dan sorakan dukungan yang terdengar saat ia berjalan keluar dari ruang persidangan.
Pembelaan Guo Wengui
Selama proses hukum berlangsung, Guo Wengui melontarkan berbagai pembelaan terhadap tuduhan-tuduhan yang dihadapkan kepadanya. Alasannya beragam, mulai dari masalah kesehatan fisik, motif politik pribadi, hingga klaim adanya konspirasi politik dari Tiongkok.
Wengui membantah tuduhan jaksa yang menyebut dirinya berpura-pura sakit untuk menghindari proses hukum. “Saat aku datang ke sini, aku berkata: ‘Perutku sakit, aku mau ke kamar mandi, aku merasa tidak enak badan," kata dia.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan dalih utamanya berada di Amerika Serikat. “Alasan saya datang ke AS adalah untuk menghancurkan PKT (Partai Komunis Tiongkok),” ujar Wengui.
Demi mempertahankan posisinya, Guo Wengui juga berupaya mengalihkan tuduhan kepada pemerintah Tiongkok. Ia mengklaim bahwa dirinya adalah korban pengejaran berlebihan oleh PKT.
Menurutnya, PKT telah memengaruhi dan mengajak para elite di AS untuk menangkapnya. Ia juga berdalih bahwa hukuman penjara yang lama hanya akan “mendukung upaya untuk menyingkirkan para pembangkang Tiongkok dari kehidupan publik.”
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495122/original/083308700_1770356146-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sardewa-6_Februari_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/837220/original/098519000_1427364489-Bongkarmuat3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8823004/original/092127200_1782912909-IMG_5218.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8818553/original/066164700_1782911014-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_16.38.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3366107/original/013592900_1612250803-20210202-Bank-Syariah-Indonesia-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8671710/original/048325700_1782710348-1000038128.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8671716/original/074998500_1782710367-1000038129.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3617288/original/052829700_1635503921-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479939/original/082643400_1768997552-Ketua_Komisi_XI_DPR_RI_Mukhamad_Misbakhun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782221/original/018080000_1782880046-Direktur_Jenderal_Pajak_Kementerian_Keuangan_Bimo_Wijayanto-1_Juli_2026b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782218/original/071957600_1782880002-Direktur_Jenderal_Pajak_Kementerian_Keuangan_Bimo_Wijayanto-1_Juli_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8782495/original/081397500_1782889055-IMG_5203.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8261321/original/034850200_1781695698-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_16.44.38.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5308549/original/077636700_1754547877-Gemini_Generated_Image_3o91z63o91z63o91.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8776230/original/047618900_1782869733-cb5a533d-f441-42e4-a2a5-9a3cf75e667a.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494896/original/013272600_1770348704-Rodrygo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534516/original/032481400_1773830288-6_25_juta_orang_berangkat_mudik_menggunakan_angkutan_umum-18_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5245748/original/054274300_1749388049-Screenshot_2025-06-08_200508.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529446/original/098462200_1773352205-IMG-20260313-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536057/original/087901500_1774235435-manchester_city_vs_Arsenal-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5314987/original/053706700_1755147164-063_2197310835.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555739/original/056117800_1776213813-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534375/original/004720700_1773821263-WhatsApp_Image_2026-03-17_at_17.35.46.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553294/original/001238200_1775928032-mikel_arteta_arsenal_bournemouth_ap_dave_shopland.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560905/original/019311600_1776725194-20260420_174400.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560933/original/088200900_1776731974-WhatsApp_Image_2026-04-20_at_15.07.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370975/original/007032600_1759611794-real_madrid_vs_villarreal_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541806/original/020142900_1774918571-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559698/original/045930200_1776610483-mohamed-salah-liverpool-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531393/original/066499600_1773581949-AP26074092606010.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560954/original/028950200_1776732944-AP26108524647906.jpg)