Lampaui Cristiano Ronaldo di Arab Saudi, Julian Quinones Kini Jadi Pahlawan Meksiko

9 hours ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Nama Julian Quinones mendadak jadi pusat perhatian pencinta sepak bola global. Penyerang yang kini menginjak usia 29 tahun tersebut sukses mengukir namanya dalam buku sejarah turnamen setelah melesakkan gol pembuka untuk Meksiko di Piala Dunia 2026.

Momen ikonik itu tercipta ketika Meksiko bersua Afrika Selatan dalam laga fase Grup A yang digelar di Stadion Azteca. Pertandingan ini membangkitkan memori publik pada laga pembuka Piala Dunia 2010 yang mempertemukan kedua tim di tempat yang sama.

Setelah melewati proses panjang sejak meninggalkan Kolombia, Quinones kini menjelma sebagai pilar krusial bagi skuad Meksiko. Ketajamannya di kompetisi Arab Saudi membuat pencinta sepak bola internasional semakin akrab dengan profilnya.

Perjalanan Karier dari Kolombia ke Meksiko

Quinones menghabiskan masa kecilnya di Kolombia sebelum akhirnya bakatnya dicium oleh klub Meksiko, Tigres, saat ia masih belia. Bersama Tigres, ia meniti karier selama lima tahun dan berevolusi menjadi juru gedor yang sangat konsisten.

Sebelum memutuskan hengkang ke Al Qadsiah pada tahun 2024, ia sempat memakai seragam Atlas dan Club America. Kepindahannya ke klub Arab Saudi tersebut melibatkan dana transfer yang menyentuh angka sekitar 16 juta dolar AS, atau setara Rp288 miliar.

Pemain lini depan ini sempat menolak kesempatan membela Timnas Kolombia pada Mei 2023 demi mengenakan jersei Meksiko. Usai merampungkan proses naturalisasi yang memakan waktu, ia akhirnya mencatatkan penampilan perdana bersama Meksiko pada November 2023.

Kalahkan Catatan Gol Cristiano Ronaldo di Arab Saudi

Karier Julian Quinones di Liga Arab Saudi mencapai puncaknya pada musim 2025/26. Ia sukses menyabet predikat sebagai top skor kompetisi dengan koleksi 33 gol, melampaui catatan milik Ivan Toney serta Cristiano Ronaldo.

Pencapaian ini terbilang luar biasa mengingat Ronaldo berstatus sebagai salah satu mesin gol paling subur di era sepak bola modern. Quinones berhasil menunjukkan kapasitasnya lewat efisiensi tinggi di liga yang kian dipenuhi pemain bintang.

Pada musim pertamanya di Arab Saudi, ia juga langsung nyetel dengan mengemas 20 gol. Ketajaman yang konsisten inilah yang mempertegas statusnya sebagai striker yang patut diwaspadai sebelum Piala Dunia bergulir.

Gol Bersejarah di Stadion Azteca

Puncak pembuktian Julian Quinones hadir di hadapan sekitar 83.000 pasang mata yang memadati Stadion Azteca. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Afrika Selatan, ia melepaskan sepakan akurat yang melewati celah kaki penjaga gawang lawan.

Sumbangan gol tersebut menjadi modal awal yang sangat berharga bagi langkah Meksiko di Piala Dunia 2026. Terlepas dari bagaimana hasil akhir yang diraih Meksiko nantinya, torehan emosional ini akan tetap melekat di hati para suporter.

Quinones berhasil merajut jalan kariernya menjadi sebuah narasi yang mengagumkan di level internasional. Memulai langkah sebagai pesepak bola muda asal Kolombia hingga kini dielu-elukan sebagai pahlawan Meksiko, ia menunjukkan bahwa kegigihan mampu mengantarkan seseorang ke puncak tertinggi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Trauma Prancis Hadapi Laga Perdana di Piala Dunia 2026

Read Entire Article
Bisnis | Football |