Liverpool Pilih Andoni Iraola, Jamie Carragher tak Habis Pikir: Mengkhawatirkan

10 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool dikabarkan segera mengangkat Andoni Iraola sebagai pelatih baru untuk menggantikan Arne Slot. Keputusan mendekat eks pelatih Bourneouth tersebut langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola Inggris.

Perubahan di kursi manajer terjadi setelah Liverpool memutuskan mengakhiri kerja sama dengan Slot. Keputusan itu diambil meski pelatih asal Belanda tersebut sempat mempersembahkan gelar Premier League pada musim pertamanya.

Nama Iraola kini menjadi kandidat terdepan untuk mengambil alih kursi panas di Anfield. Namun, muncul pertanyaan besar mengenai alasan Liverpool tidak bergerak lebih cepat untuk merekrut Xabi Alonso ketika kesempatan itu masih terbuka.

Eks bek The Reds, Jamie Carragher, menjadi salah satu sosok yang vokal menyoroti situasi tersebut. Ia menilai Liverpool telah melewatkan peluang emas dengan membiarkan Alonso bergabung dengan Chelsea.

Carragher Heran Liverpool tak Pilih Alonso

Carragher mengaku kesulitan memahami arah kebijakan Liverpool dalam menentukan pelatih baru. Menurutnya, jika manajemen memang memiliki keraguan terhadap masa depan Slot, Alonso seharusnya menjadi pilihan utama.

Mantan bek The Reds itu menilai Alonso memiliki semua kriteria yang dibutuhkan untuk sukses di Anfield. Selain berstatus legenda klub, pelatih asal Spanyol tersebut juga telah membangun reputasi yang menjanjikan di dunia kepelatihan.

Carragher juga menyoroti keberhasilan Alonso dalam mengembangkan sejumlah pemain muda berbakat. Salah satu yang paling menonjol adalah kemampuannya memaksimalkan potensi Florian Wirtz selama bekerja di Bayer Leverkusen.

"Saya akan menggantinya (Slot) dengan Xabi Alonso. Begitu ia pergi ke Chelsea, saya berpikir bahwa saya akan mempertahankan Slot. Ketika saya memikirkan Alonso, itu juga karena ia mampu memaksimalkan potensi Florian Wirtz," ujarnya di acara The Overlap, via Goal.

"Jika Anda akan mengubahnya, mengapa bukan Alonso? Dengan Alonso, Anda memiliki CV pemain yang luar biasa, manajer-manajer yang pernah melatihnya. Apa yang ia lakukan di Leverkusen. ia pernah melatih Real Madrid. Saya tahu itu tidak berjalan dengan baik, tetapi ia terbiasa dengan tekanan dan pengawasan seperti itu."

Keputusan Memilih Iraola Dinilai Mengkhawatirkan

Selain mempertanyakan kegagalan merekrut Alonso, Carragher juga memiliki keraguan terhadap kesesuaian Iraola dengan skuad Liverpool saat ini. Ia menilai filosofi permainan sang pelatih bisa menjadi tantangan besar bagi para pemain yang ada.

Iraola dikenal mengandalkan pressing intensitas tinggi dan tempo permainan yang agresif. Sistem tersebut membutuhkan pemain dengan karakteristik fisik tertentu agar bisa berjalan secara maksimal. Menurut Carragher, komposisi skuad Liverpool saat ini belum tentu cocok dengan pendekatan tersebut. Kondisi itu berpotensi memaksa klub melakukan perombakan besar dalam waktu singkat. "Jika Liverpool memilih Iraola daripada Alonso, itu sangat mengkhawatirkan bagi Liverpool, Jika itu karena Alonso ingin bermain dengan formasi tiga bek, atau gaya bermainnya, itu wajar. Tapi saya tidak yakin Liverpool memiliki pemain yang mampu memainkan permainan pressing tinggi ala Iraola," cetusnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |