Liputan6.com, Jakarta Pelatih Manchester United Ruben Amorim rupanya sudah sadar bahwa masa depannya bersama klub raksasa Liga Inggris tak lagi terjamin.
Hal itu lantaran manajemen klub mulai habis kesabaran pada juru taktik asal Portugal yang didatangkan sebagai pengganti Erik ten Hag pada Oktober lalu.
Sebagaimana diketahui, Amorim sejatinya datang dengan reputasi mentereng usai panen sejumlah gelar bersama Sporting CP. Namun, dia gagal menduplikasi kinerjanya untuk membawa MU bangkit dari keterpurukan.
Di bawah asuhan pria berusia 40 tahun, Bruno Fernandes dan kawan-kawan malah melorot ke peringkat 14 klasemen sementara Liga Inggris 2024/2025.
MU juga sudah lama tersingkir dari Carabao Cup dan dipastikan gagal mempertahankan gelar Piala FA usai didepak Fulham di putaran kelima via drama adu penalti.
Praktis Liga Europa jadi satu-satunya harapan tersisa yang dimiliki Setan Merah untuk meraih gelar sekaligus tiket Liga Champions. Sayangnya di leg pertama babak 16 besar, Manchester United gagal memetik hasil menjanjikan dan harus puas bermain imbang 1-1 dengan Real Sociedad.
Berita video jelang laga Arsenal kontra Manchester United, Mikel Arteta lontarkan pujian terhadap dampak yang diberikan Ruben Amorim sebagai pelatih Setan Merah sejauh ini.
Ruben Amorim di Bawah Tekanan
Buntut dari situasi tersebut, tekanan terhadap pelatih Ruben Amorim diklaim mulai meningkat. Dia kini dihujani kritik sebab dianggap terlalu berpegang teguh pada sistemnya di Old Trafford.
Pelatih asal Portugal itu pun sudah tak menutup mata bahwa posisinya kini tidak aman, meski Amorim sejatinya baru mulai dipekerjakan Manchester United November silam.
Dia bahkan membandingkan nasibnya dengan pelatih Arsenal Mikel Arteta yang tetap diberi kesempatan oleh klub setelah sempat finis di posisi kedelapan dan kelima dalam dua musim pertamanya di Emirates, jelang pertandingan MU vs The Gunners pada Minggu (9/3/2025) pukul 23.30 WIB.
Komentar Ruben Amorim soal Situasinya di MU
"Saya tidak akan punya waktu sebanyak Arteta, saya rasa begitu. Ini klub yang berbeda," ucap Ruben Amorim, dilansir dari Football Transfers.
"Kami hanya perlu melewati (pertandingan melawan Arsenal) hari Minggu, baik para pemain maupun saya. (Kami perlu bertahan) dalam pertandingan-pertandingan semacam ini.:
"Saya pikir ini (MU) adalah klub yang berbeda. Saya pikir dalam aspek itu, cara Arteta menangani skuadnya menjadi inspirasi bagi semua orang. (Namun) saya tidak akan memiliki waktu seperti yang dimiliki Arteta," tandas dia.