Meksiko vs Afrika Selatan: 3 Poin El Tri dan Tekanan Nyata Azteca

5 days ago 22

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Meksiko membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan di Stadion Azteca, Jumat (12/6/2026) dini hari tadi WIB. Meski meraih tiga poin, pelatih Javier Aguirre menilai timnya belum tampil maksimal karena terbebani tekanan besar saat bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri.

Menurut Aguirre, faktor mental menjadi penyebab utama munculnya sejumlah kesalahan yang sebenarnya jarang terjadi. Ketegangan yang dirasakan para pemain bahkan berdampak langsung pada kondisi fisik mereka sepanjang pertandingan.

Dukungan besar dari publik Azteca memberi energi sekaligus tekanan tambahan bagi para pemain. Dalam beberapa momen, situasi itu membuat permainan Meksiko tidak mengalir sebagaimana yang diharapkan.

Karena itu, kemenangan ini juga menjadi bahan evaluasi menjelang laga berikutnya di fase grup. Aguirre kini fokus menjaga kondisi mental pemain sambil menyiapkan penyesuaian taktik untuk pertandingan kedua.

Kram Masal Akibat Tekanan Mental di Azteca

Bermain di laga pembuka Piala Dunia di kandang sendiri ternyata memberi tantangan tersendiri bagi Meksiko. Aguirre mengungkapkan ada tiga pemain yang mengalami kram, sesuatu yang belum pernah ia temui dalam 25 pertandingan terakhir bersama timnya. Selain itu, sejumlah umpan sederhana juga kerap salah sasaran pada awal laga. Namun perlahan, para pemain mampu menenangkan diri dan menemukan ritme permainan mereka.

Secara keseluruhan, Meksiko mendominasi pertandingan sejak menit pertama. Mereka mampu menguasai bola dan berkali-kali menekan pertahanan Afrika Selatan tanpa banyak mendapat ancaman berarti. Hanya saja, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat banyak peluang gagal dikonversi menjadi gol.

"Atmosfer di sini luar biasa dan membuat kaki sedikit gemetar. Kami datang dari pusat latihan ke stadion, lalu para pemain melihat suasananya dan langsung merasa takjub. Secara emosional, tekanannya sangat besar, dan itu penyebab utamanya," ujar Javier Aguirre.

"Dalam 25 pertandingan terakhir, kami tidak pernah punya pemain yang mengalami kram. Di pertandingan ini ada tiga pemain yang mengalaminya. Ini murni karena faktor emosional. Kesalahan pada umpan-umpan sederhana membuat mereka semakin terbebani, meski tidak semua pemain merasakannya," lanjutnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Fokus Meksiko kini beralih ke laga kedua Grup A melawan Korea Selatan di Guadalajara pada 18 Juni. Aguirre menegaskan bahwa timnya belum memikirkan posisi klasemen atau peluang menjadi juara grup. Saat ini, seluruh perhatian hanya tertuju pada pertandingan terdekat. Meksiko juga harus melakukan penyesuaian setelah bek tengah César Montes menerima kartu merah pada babak kedua. Insiden itu menjadi bagian dari pertandingan yang diwarnai total tiga kartu merah, jumlah terbanyak yang pernah tercatat dalam laga pembuka Piala Dunia. "Saat ini yang paling penting adalah pertandingan melawan Korea. Hal-hal lain bisa dipikirkan nanti. Fokus kami hanya satu, yaitu tampil lebih baik dan mengalahkan mereka," tegas Aguirre. "Edson Alvarez kemungkinan akan bermain sebagai bek tengah setelah Cesar mendapat kartu merah. Sebelumnya saya memilih Erik Lira karena Edson baru memiliki empat menit waktu bermain. Untuk pertandingan berikutnya, kemungkinan besar Edson akan mengisi posisi itu," tambahnya.

Read Entire Article
Bisnis | Football |