Narantraya Jeihan Naik Podium di Djiugo Next Adventure 2026, Bekal Ke Porprov

3 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Atlet berkuda muda Narantraya Jeihan Widjaya kembali mencatatkan prestasi di kancah nasional. Mengendarai kuda andalannya, Lady Bolero, Jeihan sukses meraih peringkat ketiga pada nomor beregu jumping 80 sentimeter dalam ajang Djiugo Next Adventure (DNA) 2026.

Jeihan tampil bersama tim Banana Chaos yang juga diperkuat Khaerani Masika Almandita dan Djalu Hakim. Ketiganya berhasil mengamankan satu tempat di podium setelah bersaing dengan para rider muda terbaik dari berbagai daerah.

Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Jeihan untuk menatap agenda kompetisi berikutnya, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang akan digelar tahun ini.

Persaingan di kelas jumping 80 sentimeter berlangsung ketat. Para atlet muda yang turun di nomor tersebut menunjukkan kemampuan terbaiknya demi meraih hasil maksimal. Keberhasilan menembus tiga besar menjadi bukti konsistensi Jeihan dalam menjaga performa di level nasional.

DNA 2026 merupakan salah satu kejuaraan pembinaan atlet berkuda muda paling bergengsi di Indonesia. Kompetisi yang berlangsung di Arthayasa Stable itu mempertandingkan berbagai nomor dressage dan jumping, baik kategori beregu maupun individu, dengan diikuti hampir 700 peserta dari berbagai daerah.

Tingginya jumlah peserta membuat DNA menjadi salah satu tolok ukur perkembangan prestasi atlet berkuda usia muda di Indonesia.

Tak Sekadar Mengandalkan Kecepatan

Berbeda dengan sejumlah kompetisi berkuda lainnya, DNA tidak hanya menilai kecepatan atlet dalam menyelesaikan lintasan. Penilaian juga mencakup aspek teknik, keseimbangan, hingga keharmonisan antara rider dan kuda.

Aspek tersebut menjadi perhatian utama terutama pada kelas equitation dan jumping yang selama ini menjadi fondasi pembinaan atlet berkuda usia muda.

Ketua Penyelenggara Djiugo Next Adventure, Reshwara Radina, mengatakan penyelenggara bersyukur karena kejuaraan ini kembali mendapat antusiasme tinggi dari para atlet berkuda.

"Seperti pada kelas tertinggi di jumping yakni 115 cm, kami fokus dalam pembinaan atlet U-21 sebagai ajang persiapan untuk para atlet naik ke level atas. Ini akan menjadi komitmen Djiugo untuk tetap fokus dalam hal pembinaan atlet," ujar Reshwara.

Ia berharap para peserta, khususnya di nomor jumping, tidak hanya mengejar catatan waktu tercepat, tetapi juga mengedepankan teknik berkuda yang baik dan benar sebagai bekal menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Melanjutkan Tren Positif

Keberhasilan meraih podium di DNA 2026 menambah daftar prestasi Jeihan dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, ia berhasil masuk jajaran 15 atlet terbaik pada ajang Djiugo Next Adventure 2024.

Tak hanya itu, Jeihan juga sukses meraih gelar runner-up pada Shark Anantya Competition 2026. Rentetan hasil positif tersebut menjadi bekal berharga bagi atlet muda itu dalam mempersiapkan diri menghadapi PORPROV XV Jawa Barat 2026.

Dengan performa yang terus menunjukkan peningkatan, Jeihan diharapkan mampu kembali memberikan hasil terbaik sekaligus menjadi salah satu atlet berkuda yang patut diperhitungkan pada ajang-ajang nasional mendatang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Bukan Cuma Ajang Lari, Maybank Marathon Gelar Edukasi di 40 Sekolah Bali

Read Entire Article
Bisnis | Football |