Timnas Padel Indonesia Jajal Kazakhstan di Jakarta, Bidik Panggung Asian Games 2026

11 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) mematangkan persiapan menuju Asian Games 2026 dengan menggelar uji coba internasional Timnas Padel Indonesia melawan Kazakhstan. Laga berlangsung di Rana Grounds Mampang, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Agenda ini dimanfaatkan untuk mengukur kekuatan tim sekaligus membangun chemistry antarpemain menjelang pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Waktu pelaksanaan dipilih karena tim Kazakhstan tengah berada di Indonesia untuk mengikuti turnamen FIP Bronze.

Kemenangan Pembuka dan Komposisi Tim

Dalam uji coba ini, Indonesia menurunkan empat pasangan, terdiri atas satu pasangan putri dan tiga pasangan putra.

Pasangan putri Novela Rezha/Beatrice Gumulya membuka rangkaian pertandingan dengan kemenangan meyakinkan dua set langsung, 6-0 dan 6-2.

"Agenda ini bagus menurut saya karena kita bisa scouting lawan nanti bagaimana di Asian Games, sekaligus latihan chemistry dengan pasangan," ujar Novela usai pertandingan.

Momentum Kehadiran Kazakhstan di FIP Bronze

Wakil Ketua Umum I PBPI, Mochtar Sarman, menyebut kehadiran Kazakhstan di Jakarta menjadi kesempatan yang tidak ingin dilewatkan untuk menguji kesiapan timnas.

"Kebetulan tim Kazakhstan sedang berada di Indonesia untuk mengikuti FIP Bronze. Jadi kami rasa ini kesempatan yang baik untuk sekalian kita uji coba timnas kita,"

kata Mochtar.

Ia menilai laga seperti ini penting untuk melihat sejauh mana kesiapan para atlet menghadapi level persaingan di Asian Games.

Skuad, Target Tim, dan Peta Saingan Asia

Mochtar memastikan komposisi skuad utama timnas sudah ditetapkan, meski pengumuman resmi masih menunggu waktu.

"Nama-nama sudah confirm, mungkin belum bisa kami rilis, tetapi dalam waktu dekat akan kami sampaikan,"

ujarnya.

Berbicara peta persaingan, ia mengakui beberapa negara di kawasan memiliki kualitas mumpuni.

"Kalau di Asia memang kita punya banyak saingan yang cukup baik, khususnya dari Kuwait dan Qatar. Tapi dari Asia Tenggara, kami cukup percaya diri bisa bersaing,"

tutur Mochtar.

Ia juga berharap perubahan dalam jajaran pelatih membawa hasil yang lebih baik dibanding capaian Indonesia pada Piala Asia sebelumnya.

"Untuk tim putra, kita tidak mempunyai target yang cukup wah, saya rasa dari Ketum (Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita) sendiri kalau bisa mendapatkan lima besar kita sudah sangat happy ya,"

ucap Mochtar.

"Yang mendapat tekanan justru tim putri. Kami berharap hasilnya bisa lebih baik dari perunggu yang diraih pada Piala Asia. Namun, yang terpenting nanti kami akan memberikan yang terbaik,"

tutup Mochtar.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Naturalisasi Lanjutan Timnas Indonesia Bergantung Sosok Ini

Read Entire Article
Bisnis | Football |