Peralatan Inggris Dicuri Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026

8 hours ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Persiapan Tim Nasional Inggris menghadapi Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat terganggu oleh insiden pencurian peralatan penting. Kejadian ini berlangsung hanya beberapa hari sebelum laga pembuka mereka melawan Kroasia, menimbulkan kekhawatiran serius di kubu The Three Lions.

Pencurian ini terjadi saat peralatan tim diangkut menggunakan van dari markas pra-turnamen mereka di West Palm Beach, Florida, menuju kamp pelatihan resmi di Swope Soccer Village, Kansas City, Missouri. Insiden tersebut dilaporkan terjadi sebelum sesi latihan pertama tim di Kansas City. "Peralatan tim Inggris dilaporkan dicuri hanya beberapa jam sebelum latihan," demikian laporan Roya News pada Kamis (12/6/2026).

Insiden keamanan ini terjadi bahkan sebelum skuad asuhan Thomas Tuchel dapat memulai sesi latihan perdana mereka di Swope Soccer Village, fasilitas yang telah dipilih sebagai markas tim selama turnamen akbar tersebut.

Detail Pencurian dan Barang yang Hilang

Insiden ini menimbulkan kekhawatiran serius mengingat banyaknya barang vital yang raib. Barang-barang yang dicuri meliputi sepatu para pemain, perlengkapan latihan, dan bahkan bola pertandingan resmi turnamen, dengan laporan yang menyebutkan bahwa hanya satu bola yang tersisa di kamp tim.

Menurut laporan, sepatu milik pemain bintang seperti Harry Kane dan Jude Bellingham diduga termasuk di antara barang yang hilang. Tidak hanya itu, perlengkapan staf pelatih, peralatan teknis, peralatan analisis, papan tulis taktik milik pelatih kepala Thomas Tuchel, hingga meja pijat juga turut lenyap.

Hilangnya berbagai peralatan esensial ini memaksa staf tim untuk segera mencari pengganti demi memastikan persiapan tidak terhambat terlalu jauh, mengingat pentingnya setiap detail dalam ajang sebesar Piala Dunia.

Respons Pihak Berwenang dan Dugaan Keterlibatan

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) memilih untuk tidak memberikan komentar resmi terkait insiden ini saat dihubungi. Namun, mereka diketahui sedang berkoordinasi erat dengan kepolisian setempat dalam upaya menemukan kembali barang-barang yang dicuri.

Pihak berwenang telah meluncurkan penyelidikan, dan terdapat dugaan kuat bahwa sopir yang dipercaya mengangkut peralatan tersebut mungkin terlibat dalam aksi pencurian ini. Insiden ini memicu respons cepat dari polisi dan otoritas terkait yang berupaya memulihkan atau menyediakan pengganti peralatan untuk menghindari gangguan persiapan Piala Dunia 2026.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Terlepas dari insiden pencurian, Timnas Inggris tetap fokus pada persiapan mereka di Piala Dunia 2026. Mereka telah memilih Swope Soccer Village di Kansas City, Missouri, sebagai pusat pelatihan resmi selama turnamen. Skuad asuhan Thomas Tuchel, yang dipimpin oleh kapten Harry Kane, telah tiba lebih awal di Amerika Serikat, memulai pemusatan latihan adaptasi di West Palm Beach, Florida, untuk menghadapi tantangan cuaca ekstrem seperti suhu tinggi dan kelembapan yang diperkirakan akan mewarnai turnamen. Pelatih Thomas Tuchel memastikan stafnya telah menyusun berbagai langkah adaptasi, bahkan menggandeng pakar olahraga dari Team GB, tim Olimpiade Britania Raya, demi memastikan kebugaran optimal para pemain. Beberapa pemain kunci seperti Bukayo Saka dan Declan Rice diberikan waktu pemulihan tambahan setelah jadwal kompetisi Eropa yang padat, sehingga tidak ikut dalam rombongan awal 20 pemain yang berangkat dari St George's Park menuju Amerika Serikat. Timnas Inggris akan memulai petualangan mereka di Grup L Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Kroasia pada 18 Juni di Dallas. Setelah itu, mereka dijadwalkan bertemu Ghana pada 24 Juli di Boston, dan Panama pada 28 Juni di New Jersey. Dengan target ambisius meraih "bintang kedua" atau gelar juara dunia pertama sejak 1966, Timnas Inggris menunjukkan keseriusan penuh dalam setiap aspek persiapan mereka di turnamen yang berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026 ini.

Read Entire Article
Bisnis | Football |