Piala Dunia 2026: FIFA Umumkan Aturan Terkait Pergantian Pemain Akibat Cedera

11 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, kekhawatiran terbesar para pelatih bukan semata soal strategi permainan atau kekuatan lawan. Yang paling membuat cemas justru kondisi kebugaran para pemain, karena cedera di saat-saat terakhir bisa merusak seluruh rencana yang telah dipersiapkan sejak lama.

Masalah fisik memang menjadi momok utama menjelang turnamen akbar. Sejumlah tim nasional bahkan sudah dipastikan kehilangan beberapa pemain penting sebelum kompetisi resmi dimulai.

Beberapa bintang gagal menembus skuad akhir lantaran belum mencapai kondisi ideal. Brasil harus tampil tanpa Rodrygo, Eder Militao, dan Estevao. Sementara itu, Prancis mencoret Hugo Ekitike dari daftar pemain yang dibawa ke turnamen. Belanda kehilangan Xavi Simons, sedangkan Jerman tidak dapat mengandalkan Serge Gnabry.

Namun, situasi yang paling menyedihkan adalah ketika seorang pemain mengalami cedera setelah namanya resmi masuk daftar skuad. Mimpi tampil di ajang sepak bola terbesar dunia bisa lenyap dalam sekejap ketika turnamen sudah semakin dekat.

Deretan Cedera yang Menghantui Peserta

Kabar kurang menggembirakan terbaru datang dari kubu Brasil. Bek kanan mereka, Wesley, kini berada dalam kondisi yang meragukan setelah mengalami gangguan kebugaran yang berpotensi membuatnya absen dari turnamen.

Kanada juga sedang menghadapi persoalan serupa. Bek utama mereka, Moise Bombito, diprediksi tidak akan bisa tampil karena proses pemulihan cedera patah kaki yang berlangsung lebih lama dibandingkan perkiraan awal.

Sementara itu, Argentina harus kehilangan Leonardo Balerdi yang terpaksa dicoret dari skuad. Nasib serupa juga menimpa gelandang Timnas Skotlandia, Billy Gilmour.

Gilmour mengalami cedera ketika memperkuat negaranya dalam pertandingan uji coba melawan Curacao. Posisi pemain milik Napoli tersebut kemudian digantikan oleh Tyler Fletcher, gelandang muda yang saat ini berada di bawah kontrak Manchester United.

Tenggat Waktu yang Ditetapkan FIFA

Untuk menghadapi kemungkinan seperti itu, FIFA telah menyiapkan regulasi khusus mengenai pergantian pemain akibat cedera sebelum turnamen dimulai. Aturan tersebut menjelaskan batas waktu sebuah tim masih diperbolehkan melakukan perubahan dalam daftar pemain.

Berdasarkan ketentuan FIFA, setiap peserta dapat mengganti pemain yang mengalami cedera sebelum pertandingan pertama mereka berlangsung. Pergantian itu wajib dilakukan maksimal 24 jam sebelum laga pembuka tim yang bersangkutan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Apabila cedera terjadi setelah batas waktu tersebut terlewati, pemain pengganti tidak dapat lagi didaftarkan ke dalam skuad. Akibatnya, tim harus melanjutkan kompetisi dengan jumlah pemain yang berkurang. Meski demikian, ketentuan tersebut tidak berlaku untuk posisi penjaga gawang. FIFA memberikan pengecualian khusus sehingga kiper yang mengalami cedera tetap dapat digantikan kapan pun selama turnamen masih berjalan.

Read Entire Article
Bisnis | Football |